Kunjungi Gereja Paroki Bunda Maria Garut, Stafsus Menag Ajak Rawat Kerukunan di Jabar

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,  GARUT— Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Gugun Gumilar, melakukan kunjungan ke Gereja Katolik Paroki Bunda Maria, Garut, Jawa Barat, pada pada Ahad (17/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gugun menyalurkan Alkitab kepada umat sebagai bekal pendidikan berkarakter, sekaligus memperkuat pesan kerukunan umat beragama dan semangat gotong royong.

Baca Juga
  • Trump Batal Serang Iran Besar-Besaran, Terungkap Ini 4 Penyebab Utamanya
  • Dewan Perdamaian Gaza Resmi Diumumkan, Apa Itu? 9 Tanya Jawab Ini Menjawabnya
  • Terungkap Fakta di Balik Rencana AS Serang Iran yang Tertunda, Trump Takut?

Kunjungan ini disambut Koster Gereja Awing, Kevin dari Sekretariat Gereja, serta perwakilan umat yakni Arlen, Harry, Sisil. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, dialogis, dan penuh semangat kebersamaan lintas elemen umat.

Dalam dialognya, Gugun menegaskan bahwa penyaluran Alkitab merupakan bagian dari upaya membangun pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keimanan, yang sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Penyaluran Alkitab ini bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari ikhtiar membangun manusia Indonesia yang berkarakter. Saya selalu menyampaikan pesan Living with the Bible, yaitu menjadikan nilai-nilai Kitab Suci sebagai pedoman hidup sehari-hari,” ujar Gugun Gumilar.

Diaa juga menekankan Jawa Barat memiliki peran strategis sebagai pelopor kerukunan umat beragama di Indonesia.

Menurutnya, keberagaman yang ada di Jawa Barat harus dirawat melalui praktik nyata gotong royong dan saling menghormati.

“Jawa Barat harus menjadi contoh nasional dalam merawat kerukunan. Jika umat beragama hidup dengan nilai-nilai Kitab Suci dan mengamalkannya dalam gotong royong, maka persatuan bangsa akan semakin kokoh,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gugun menyampaikan pendidikan berkarakter yang bersumber dari nilai agama akan melahirkan pribadi-pribadi yang toleran, inklusif, dan peduli terhadap sesama, sehingga mampu menjaga harmoni sosial di tengah perbedaan.

Perwakilan umat Gereja Katolik Paroki Bunda Maria menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian Kementerian Agama RI, khususnya dalam mendukung pendidikan iman dan penguatan karakter umat.

Mereka berharap pesan Living with the Bible dapat terus digaungkan sebagai inspirasi kehidupan bermasyarakat yang damai dan saling menghargai.

Kunjungan ini diharapkan menjadi penguat sinergi antara pemerintah dan umat beragama, serta menegaskan komitmen bersama bahwa pendidikan berkarakter, kerukunan, dan gotong royong adalah fondasi utama dalam membangun Indonesia yang rukun dan berkeadaban.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya Buka Suara soal Rupiah Anjlok ke Level Rp 16.925 per Dolar AS
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Menkop instruksikan modal cepat ke koperasi beromzet ekspor Rp77,6 M
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Noel Ebenezer Didakwa Terima Gratifikasi Rp3,3 Miliar dan Motor Ducati
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
DPRD DKI: 137 Kawasan Jakarta Rawan Narkoba, Menyusup ke Kamar Kos dan Apartemen
• 9 jam lalusuara.com
thumb
Dahlia Poland Ungkapkan Alasan Tak Membawa Anak Tinggal Bersamanya Usai Berpisah dari Fandy Christian
• 10 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.