Jakarta, VIVA – Garmin memperkenalkan Unified Cabin 2026 dalam ajang Consumer Electronics Show atau CES 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), sebagai platform kabin kendaraan generasi terbaru.
Platform ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan kendaraan modern berbasis software-defined vehicle, dengan pendekatan sistem yang terintegrasi dari sisi hardware hingga software.
Unified Cabin 2026 didukung oleh AI/LLM-based virtual assistant yang bersifat conversational, multi-intent, dan multilingual.
Asisten virtual ini mampu memahami perintah lanjutan secara natural tanpa perlu mengulang konteks, menjalankan beberapa aksi sekaligus dalam satu perintah suara, serta secara otomatis menyesuaikan bahasa pengguna.
Dengan dukungan sistem audio dan tampilan berbasis posisi kursi (seat-aware audio and display routing), setiap respons disampaikan kepada penumpang yang tepat, di lokasi yang sesuai.
Unified Cabin 2026 berjalan pada satu System on a Chip (SoC) dengan satu instance Android Automotive OS.
"Kami berkomitmen untuk mendefinisikan ulang batasan teknologi serta menetapkan standar baru bagi inovasi teknologi konsumen di seluruh dunia," ungkap Susan Lyman, vice president of Consumer Sales and Marketing Garmin, Senin, 19 Januari 2026.
Platform ini sekaligus menunjukkan kemampuan Garmin dalam merancang, memproduksi, serta mengintegrasikan sistem kabin otomotif secara menyeluruh, mulai dari display, sensor, pencahayaan, audio, hingga teknologi RF, yang seluruhnya bekerja sebagai satu ekosistem terpadu.
Fitur baru
Unified Cabin 2026 memiliki serangkaian fitur dan teknologi baru yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, hiburan, serta interaksi di dalam kendaraan secara menyeluruh.
Fitur-fitur barunya antara lain:
• Digital Key
Teknologi Digital Key berbasis Ultra-Wideband (UWB) memungkinkan pengguna membuka dan menyalakan kendaraan secara aman menggunakan smartphone yang kompatibel, sekaligus meningkatkan kemudahan dan keamanan akses kendaraan.
• Device Auto-Link dengan Bluetooth Channel Sounding
Menggabungkan Bluetooth positioning dan UWB untuk mendeteksi lokasi perangkat di dalam kabin secara lebih akurat. Sistem ini secara otomatis menghubungkan perangkat nirkabel ke sistem audio dan tampilan sesuai dengan posisi kursi pengguna.
• AI/LLM-based Virtual Assistant
Asisten virtual generasi terbaru yang mampu mengeksekusi beberapa aksi terkoordinasi dari satu perintah suara, tanpa perlu pengulangan konteks atau penentuan bahasa secara manual. Audio dan visual disesuaikan berdasarkan posisi kursi (seat-scoped audio and visuals).




