Pemkot Surabaya Akan Gelar Rakor Rencana Penertiban Supeltas

suarasurabaya.net
10 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggelar rapat koordinasi (rakor) soal rencana penertiban sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) tahun ini.

Trio Wahyu Bowo Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menyebut, rakor itu menindaklanjuti instruksi Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya Agustus 2025 lalu untuk menertibkan supeltas yang mengganggu lalu lintas, tapi sebagai gantinya akan diberi pekerjaan layak melalui Program Padat Karya.

“Setelah Bapak Wali Kota menginstruksikan penertiban supeltas kami langsung menindaklanjuti dengan pendataan atau inventarisasi di seluruh Surabaya. Cara bertindaknya, patroli. Ketika menemui supeltas beroperasi, kami berhenti, mendata nama, sesuai arahan akan dijadikan padat karya kalau KTP Surabaya. Kami akan berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan untuk menggandeng kewilayahan untuk pelaksanaan Program Padat Karya yang KTP Surabaya,” bebernya saat mengudara di program Wawasan Radio Suara Surabaya, Selasa (20/1/2026).

Hasil pendataan dishub, ada 376 supeltas di Surabaya yang tersebar di beberapa ruas jalan, namun tidak semua warga Surabaya. Trio menyebut akan segera menggelar rakor bersama kelurahan dan kecamatan untuk memberi ganti pekerjaan Padat Karya.

“Nanti kami akan rakor dengan tindak lanjut kewilayahan terkait untuk Padat Karya,” ungkapnya.

Penertiban itu menurutnya sudah sesuai dengan Perda Jatim Nomor 2 Tahun 2020 tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum). Namun pemkot memberi solusi dengan penggantian mata pencaharian khusus untuk warga ber-KTP Surabaya.

“Klausulnya yang mengganggu ketertiban umum, termasuk di antaranya supeltas itu mengganggu kendaraan atau pengguna jalan lain. Kemudian parkir dilarang di trotoar dan lain-lain,” tuturnya. (lta/ham)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Data Ante-Mortem 10 Korban ATR 42-500 Lengkap, Evakuasi Menunggu
• 7 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Virus Pembunuh Bakteri Dibawa Pulang ke Bumi, Hasilnya Mengejutkan
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jaksa Tangkap Effendi Pudjihartono, Terpidana Penipuan Resto Sangria di Aset TNI AD
• 8 jam lalurealita.co
thumb
Pembersihan Lumpur-Normalisasi Sungai 17 Daerah Sumatera Dikebut Jelang Ramadan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Oppo A6t Series: Anti Ngelag, Bebas Waswas
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.