Diskusi Kamtibmas Ala Bhabinkamtibmas Melayu Baru, Ngobrol Santai Jaga Lingkungan Tetap Aman

harianfajar
15 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Melayu Baru melaksanakan kegiatan blusukan dan diskusi Kamtibmas bersama warga setempat.

Kegiatan yang dikemas secara santai melalui ngopi bareng ini menjadi ruang dialog terbuka antara polisi dan masyarakat, sekaligus langkah antisipatif terhadap potensi gangguan Kamtibmas serta bencana alam akibat cuaca ekstrem.

Dengan menyusuri lingkungan pemukiman warga, Bhabinkamtibmas menyerap langsung berbagai keluhan, masukan, dan informasi dari masyarakat. Suasana keakraban yang tercipta membuat warga lebih leluasa menyampaikan kondisi lingkungan, mulai dari persoalan keamanan hingga kewaspadaan menghadapi hujan lebat, angin kencang, dan potensi banjir.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga diajak untuk saling peduli, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan Kamtibmas maupun tanda-tanda bencana alam.

Kasubsipenmas , Aipda Adil, menjelaskan bahwa pendekatan humanis melalui dialog langsung seperti ini merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam membangun kemitraan dengan masyarakat.

“Kegiatan blusukan dan ngopi bareng ini bertujuan mempererat hubungan emosional antara polisi dan warga. Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan Kamtibmas maupun dampak cuaca ekstrem dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Aipda Adil.

Ia menambahkan, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat warga dalam menjaga rasa aman dan nyaman di lingkungan masing-masing.

Melalui diskusi Kamtibmas yang berlangsung penuh keakraban ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, kondusif, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan, termasuk cuaca ekstrem yang belakangan kerap terjadi. (*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
3 Warga Diduga Masih Terjebak di Tambang Emas Keluarkan Asap Beracun di Bogor, Ini Identitasnya
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Disdik Jakarta Terbitkan SE Pembatasan Gawai di Sekolah, Siswa Boleh Bawa HP tapi Dikumpulkan
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Kisah Dedy Penjual Jasa Isi Ulang Gas di Yogya yang Bertahan Sejak 1997
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Pimpinan Komisi I DPR: Pernyataan SBY Patut Dibaca Sebagai Peringatan Dini
• 18 jam laludetik.com
thumb
Tolak Wacana Pilkada Tidak Langsung, Mahasiswa Geruduk Gedung DPRD Jatim
• 20 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.