FAJAR.CO.ID, PANGKEP — Kasi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, meminta agar Tim SAR Gabungan yang kerahkan ke lereng gunung Bulusaraung agar tetap berhati-hati.
Ia menekankan seluruh tim yang telah dipetakan tugas-tugasnya tetap melapor setiap waktu. Sekecil apapun barang yang ditemukan.
Untuk diketahui, saat ini total tujuh Tim khusus pencari yang bergerak di sekitar lereng gunung Bulusaraung. Mereka mencari korban dan serpihan pesawat.
Hal ini ditegaskan Sultan saat apel persiapan pemberangkatan tim SAR gabungan di Posko AJU Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Selasa (20/1/2026).
“Per satu jam laporkan koordinatnya, biar kita tahu jalurnya,” ujar Sultan di hadapan 7 tim yang diberangkatkan pada Selasa pagi.
Sultan tidak lupa memberikan apresiasinya kepada warga pencari madu yang bersedia terlibat dalam proses pencarian korban.
“Masyarakat yang terlibat, terimakasih banyak. Sekali lagi safety, safety, safety. Kita ini penolong, bukan untuk ditolong. Korban tetap korban, jangan sampai menambah korban,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Asrem Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Abi Kusnianto, menekankan agar seluruh tim memahami tugasnya dengan baik.
“Tim ekor pesawat, tugasnya mencari ekor pesawat dan black box yang ada di sana. Semua harus tau tugasnya, terutama dan tim,” ucap Abi.
Ia menegaskan bahwa meskipun cuaca dalam keadaan kurang mendukung, namun setiap celah harus dimanfaatkan demi mendapatkan korban lainnya.
“Kita kejar watu, sekecil apapun laporan. Tidak ada yang tidak melaporkan, harus bisa laporan bagaimana pun laporan,” terangnya.
Sementara itu, Danrem 141/Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, menegaskan agar tim gabungan hanya melapor ke Posko ketika mendapatkan sesuatu di sekitar Bulusaraung.
“Apabila menemukan apapun di sana share ke posko, laporan semua ke posko, share video, share foto ke posko. Jangan langsung di share ke satuan masing-masing, termasuk ke kita (TNI),” tegas Andre.
(Muhsin/fajar)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478730/original/046840000_1768916224-IMG_8752.jpeg)