MerahPutih.com - Pesawat jenis ATR 42-500 penerbangan dari Yogyakarta dengan tujuan Makassar hilang kontak di sekitar wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1).
Pesawat Transport itu diperkirakan hilang kontak sekitar pukul 13.17 WITA. Dan akhirnya ditemukan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1).
Personel TNI AD yang tergabung dalam Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan berhasil mengevakuasi dua korban kecelakaan pesawat ATR 24-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1).
Dalam siaran pers resmi TNI AD dijelaskan bahwa dua korban ditemukan di bagian badan dan ekor pesawat.
Baca juga:
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
"Proses evakuasi dilakukan melalui jalur darat dengan teknik mountaineering mengingat keterbatasan akses udara akibat angin kencang dan kabut tebal di kawasan puncak Bulusaraung," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Selasa (20/1).
Dalam proses evakuasi tersebut, Donny menjelaskan personel sempat dihadapkan pada tantangan medan ekstrem dan cuaca yang sulit diprediksi.
Namun demikian, lanjut Donny, seluruh unsur tetap melanjutkan operasi secara disiplin, sesuai prosedur dan terkoordinasi.
Operasi evakuasi akan terus dilaksanakan hingga seluruh korban berhasil dievakuasi, sesuai prosedur dan perkembangan situasi di lapangan.




