Anggota DPR Usulkan Dana Pendidikan Khusus Saat Bencana, Bisa Pakai Cadangan MBG

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati mengusulkan agar pemerintah menyediakan dana pendidikan khusus bagi daerah terdampak bencana.

Dia menilai, anggaran tersebut dapat bersumber dari dana cadangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini belum terserap sepenuhnya.

“Jadi anggaran yang digunakan bukan dari pergeseran anggaran di Kemendikdasmen, tetapi anggaran tambahan untuk penanganan pendidikan pasca bencana dari anggaran pendidikan lainnya,” ujar Esti kepada wartawan di Gedung DPR RI, Selasa (20/1/2026).

Baca juga: Pemerintah Diminta Awasi Ketat Penggunaan TKD untuk Penanganan Bencana Sumatera

Politikus PDI Perjuangan itu kemudian menyinggung potensi pemanfaatan dana cadangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pasalnya, realisasi MBG hingga saat ini belum sepenuhnya sesuai target, sehingga masih tersedia ruang fiskal yang bisa dimanfaatkan.

“Jika dilihat dari progresnya maka dana cadangan MBG sangat bisa digunakan mengingat anggaran disiapkan untuk 80 juta lebih penerima tetapi baru sekitar 55 juta yang dilayani hingga saat ini, termasuk hari-hari libur yang seharusnya tidak perlu dialokasikan,” ungkap Esti.

Baca juga: Anggaran MBG Tahun 2026 Meroket Jadi Rp 335 Triliun

Esti mengingatkan bahwa pendidikan adalah sektor strategis yang tidak boleh terhenti meskipun berada dalam situasi darurat bencana.

Ia mencontohkan wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang sebelumnya dilanda banjir dan tanah longsor.

Kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah terdampak bencana di 3 provinsi tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 2,5 triliun.

“Kebutuhan untuk rehab dan rekon sekolah terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar sekitar Rp 2,5 triliun. Dana itu kira-kira setara dengan anggaran dua hari MBG. Jadi sangat mungkin bisa dilakukan dengan menggunakan dana cadangan MBG,” kata Esti.

Baca juga: Menkes Minta Tambahan Anggaran Rehabilitasi Pascabencana Rp 529 M untuk Bangun Rumah Nakes

Berkaca dari kondisi tersebut, Esti mendorong agar pemerintah mulai menyiapkan alokasi anggaran khusus pendidikan yang masuk dalam program mitigasi bencana.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut dia, keberadaan dana siaga akan membuat pemerintah lebih responsif saat bencana terjadi.

“Dengan adanya anggaran yang telah disiapkan sebelumnya, Pemerintah dapat langsung bergerak cepat ketika bencana terjadi, tanpa harus menunggu proses penyesuaian anggaran yang memakan waktu,” kata Esti.

Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AHY Temui Purbaya, Bahas Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh
• 2 jam laluidntimes.com
thumb
Puluhan Ton Sampah Organik di Pasar Induk Caringin Disulap Jadi Bioetanol hingga Pakan Ternak
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Terkait Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar
• 46 menit laludetik.com
thumb
PDIP Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa Terdampak Banjir di Aceh
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Kecelakaan 2 Mobil di Tol Kapuk Arah Pluit KM 23, Lalin Macet
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.