Profil Sota Fukushi Pemain Can This Love be Translated? yang Tuai Kontroversi

insertlive.com
5 jam lalu
Cover Berita

Aktor Jepang Sota Fukushi mencuri perhatian publik melalui perannya sebagai Hiro Kurosawa dalam drama Korea Can This Love be Translated?.

Pemilihan Sota Fukushi sebagai salah satu pemeran utama di drama tersebut sempat menuai kontroversi di kalangan warganet Korea atau Knetz.

Kontroversi itu bersumber dari pernyataan masa lalunya mengenai Perang Dunia II yang muncul kembali menjelang penayangan drama Can This Love be Translated? pada awal Januari 2026.

Pada tahun 2015, Sota Fukushi tampil dalam program dokumenter Jepang berjudul Please Teach Us About The War. Dalam acara tersebut, ia mewawancarai penyintas pilot Kamikaze dan membaca surat perpisahan mereka.

Sota kemudian mengungkapkan bahwa kakeknya pernah berlatih untuk menjadi anggota pasukan khusus Kamikaze sebelum perang berakhir.

Sambil menitikkan air mata, ia menyatakan rasa hormat kepada kakeknya dan menambahkan, "Kita ada hingga hari ini berkat mereka."

Walaupun penonton Jepang melihatnya sebagai refleksi terhadap tragedi masa lalu, warganet Korea menilai pernyataan tersebut sebagai glorifikasi terhadap imperialisme dan agresi militer Jepang.

Warganet Korea lantas ramai mengkritik tim produksi Can This Love be Translated? karena dianggap abai terhadap sejarah Asia Timur ketika menentukan pemain.

Profil Sota Fukushi

Sota Fukushi merupakan pria kelahiran Tokyo, Jepang, pada 30 Mei 1993. Ia adalah aktor yang berkarier di bawah agensi Ken-On.

Pada 2011, Sota Fukushi mengawali kariernya lewat drama Misaki Number One!!. Namanya melambung setelah terpilih untuk memerankan Gentaro Kisaragi dalam serial Kamen Rider Fourze (2011).

Sota Fukusi semakin dikenal luas setelah membintangi berbagai film, seperti Say I Love You (2014), As The Gods Will (2014), dan Bleach (2018).

Ia juga tampil dalam sejumlah drama Jepang populer, di antaranya Amachan (2013), Koinaka (2015), dan My Lover's Secret (2017).

Selain berakting, Sota Fukushi menguasai seni bela diri Jeet Kune Do dan Arnis. Ia juga fasih berbahasa Inggris, terbukti dengan sertifikat EIKEN Tingkat 2 yang dimilikinya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dubes Iran Respons Ancaman Tarif Baru Trump, Sebut Tak Akan Efektif
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ayam Betina Milik Tetangga
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Kemensos Terus Salurkan Santunan Duka Ratusan Ahli Waris Korban Bencana Sumatera
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Misteri Data Smartwatch Kopilot ATR: Rekaman Langkah Kaki Ternyata Aktivitas Lama
• 2 jam lalukompas.com
thumb
BREAKING! Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera
• 4 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.