Buaya "Lisa" di Sekitar SMAN 5 Depok Awalnya Kecil, Kini Tumbuh hingga 1,5 Meter

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com – Seekor buaya berukuran sekitar 1,5 meter kerap muncul di dekat SMAN 5 Depok. Hewan reptil itu pertama kali terlihat sekitar lima bulan lalu, tepatnya pada Agustus 2025.

Humas SMAN 5 Depok, Yasin, mengatakan saat awal kemunculannya ukuran buaya tersebut masih sangat kecil, sekitar 25–30 sentimeter.

“Kemunculan buaya di SMA 5 ini mungkin bisa dikatakan dari kecil atau anak buaya. Dan memang ini kita tidak tahu sumbernya darimana,” kata Yasin saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (20/1/2026).

Baca juga: Buaya Lisa Gegerkan SMAN 5 Depok, Siswa dan Guru Terkejut

Menurut Yasin, buaya yang kemudian diberi nama “Lisa” itu biasanya muncul pada siang hari, terutama saat matahari sedang terik.

Buaya tersebut kerap berdiam di satu titik selama sekitar 30–60 menit.

Waktu kemunculannya sering bertepatan dengan jam istirahat siswa dan guru.

“Semacam kayak berjemur, keluar dari kandangnya gitu. Berdiam diri hampir cukup lama ya, di saat matahari muncul. Mungkin pas pagi juga biasanya sudah muncul,” ujar Yasin.

Setelah berjemur, buaya itu kembali menghilang. Pola ini terjadi berulang kali, bahkan bisa dua kali dalam sehari.

Seiring waktu, ukuran buaya terus bertambah hingga terlihat jauh lebih besar pada Januari 2026.

“Memang buayanya kayaknya bertumbuh sehat gitu ya. Sekarang, ukuran buaya mungkin hampir kisaran 1–1,5 meter kalau dilihat dari segitu bentuknya,” jelas dia.

Hingga kini, buaya tersebut belum mengganggu aktivitas belajar-mengajar di SMAN 5 Depok. Meski begitu, keberadaannya tetap menimbulkan rasa khawatir di lingkungan sekolah.

Baca juga: Pak Ogah Exit Tol Rawa Buaya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Rantai Jalan

Pihak sekolah juga telah menghubungi dinas terkait, seperti DLHK Depok dan pemadam kebakaran.

Namun, hingga kini buaya tersebut belum berhasil ditangkap.

Yasin berharap pemerintah kota segera mengambil langkah agar buaya bisa dievakuasi dan dikembalikan ke habitat aslinya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Ya tapi harapan kami segera Pemkot melihat keadaan sekolah kami yang memang pertama suka banjir setiap hujan, itu pasti kita alami,” ujar Yasin.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Link Live Streaming Liga Champions 2025/26: Real Madrid vs AS Monaco
• 3 jam lalugenpi.co
thumb
Cara Cek Pencairan Dana PIP Januari 2026 Lewat HP untuk Siswa SD, SMP, dan SMA
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Percaya Diri di Tengah Keterbatasan, Siswa SLB Negeri 1 Tanjungpinang Tampil Memukau
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Respons Khofifah Indar Parawansa Usai Wali Kota Madiun Ditetapkan Tersangka oleh KPK
• 6 jam lalufajar.co.id
thumb
Dirut BPJS Kesehatan Ungkap Alasan Kenapa Harus Ada Kuota Pasien Per Hari di Faskes, Bukan Dibatasi
• 8 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.