Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Kunjungi Terminal BBM Milik Anak Riza Chalid

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Eks Direktur Utama PT Pertamina Persero Nicke Widyawati mengaku belum pernah mengunjungi terminal bahan bakar minyak (BBM) PT Orbit Terminal Merak (PT OTM) milik terdakwa Muhamad Kerry Adrianto Riza.

Hal ini Nicke sampaikan ketika dicecar Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah.

Jaksa lebih dahulu mendalami pengetahuan Nicke terkait kerja sama antara PT Pertamina dengan PT OTM.

“Ada perjanjian kerja sama sewa terminal TBBM Merak antara PT OTM dengan PT Pertamina saat itu?” tanya Jaksa Triyana Setia Putra, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Baca juga: Ahok Bakal Jadi Saksi di Sidang Anak Riza Chalid Selasa Depan

Nicke mengatakan, kontrak kerja sama itu diteken pada 2014, sebelum dirinya menjabat.

Namun, Nicke mengetahui kalau kontrak yang diteken adalah soal penyewaan terminal.

Diketahui, Nicke menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina pada periode 2018-2024.

“Oke, penyewaan. Itu lokasi TBBM-nya di mana, Bu?” tanya Jaksa Tri.

Nicke mengaku belum pernah mengunjungi terminal milik PT OTM ini.

“Saya belum pernah ke sana,” jawab Nicke.

Selain itu, Nicke mengaku tidak pernah mendapatkan laporan terkait dengan penyewaan terminal Merak milik PT OTM.

Nicke menjelaskan kalau penyewaan terminal BBM tidak masuk dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

Baca juga: Hakim Minta Ignasius Jonan dan Arcandra Jadi Saksi Sidang Anak Riza Chalid Kamis Ini

Sebab, penyewaan terminal BBM masuk dalam ranah operasional.

Sementara, yang dicantumkan dalam RJPP dan RKAP hanya berkaitan dengan investasi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Yang ada di RJPP dan RKAP itu adalah investasi. Jadi, kalau penyewaan itu masuk dalam operasional saja,” ujar Nicke.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kencana Energi Lestari (KEEN) Garap Proyek PLTS Tobelo Senilai Rp423,37 Miliar
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Hadiri 7 Bulanan Lesti Kejora, Pasha Ungu dan Adelia Panjatkan Doa untuk Calon Bayi
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Video: Warga RI Doyan Jajan, Bisnis Bahan Kue dan Roti Makin Laris Nih?
• 39 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Kena OTT KPK, Wali Kota Maidi Punya Harta Nyaris Rp 17 Miliar
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Diperiksa Kejagung di Kasus Petral, Sudirman Said Jelaskan 2 Hal Ini
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.