FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pergerakan tim PSM Makassar perlahan-lahan mulai terbaca di bursa transfer paruh musim 2025/2026.
Setelah sempat dikabarkan mengincar dua pemain asing, PSM kabarnya juga memburu pemain lokal.
Pemain lokal yang diburu oleh PSM Makassar berposisi sebagai penyerang.
Diburunya penyerang lokal oleh pelatih Tomas Trucha tentunya untuk menambal posisi yang ditinggal oleh Muhammad Arham yang dipinjamkan ke Persipal Palu.
Pemain lokal yang jadi incaran PSM Makassar ini adalah sosok Salim Akbar Tuharea.
Nama Salim Akbar Tuharea bukanlah penyerang baru yang berlaga di ajang Super League.
Ia diketahui saat ini tengah memperkuat tim kasta tertinggi sepakbola Indonesia lainnya yaitu Arema FC.
Kabar masuknya Salim Tuharea ke dalam lis belanja PSM Makassar dibongkar oleh akun Instagram seputar fans base Juku Eja, @psminfo_191
Sosok Salim merupakan pemain yang fleksibel untuk mengisi pos di lini depan.
Ia diketahui bisa bermain sebagai penyerang atau pun winger yang merupakan posisi aslinya.
Kabar PSM mulai mengincar pemain ini karena disebut ada peluang besar untuk mendapatkannya.
Performa dari Salim Akbar Tuharea yang menurun di tim Arema FC membuat kemungkinan bakal terdepak.
Tim berjuluk Singo Edan itu disebut tengah mencari pemain asing untuk mengisi posisi sang pemain.
Peluang ini yang kemungkinan akan coba dimanfaatkan PSM Makassar untuk kembali mengangkat performa sang pemain.
Mengingat juga, Tomas Trucha dikenal sebagai pelatih dengan karakter mirip dengan Bernardo Tavares
Pelatih asal Ceko ini kerap memberi kepercayaan lebih untuk para pemain muda mendapatkan menit bermain.
Alasan ini juga yang disebut bisa jadi faktor dan daya tarik untuk sang pemain bergabung ke tim berjuluk Juku Eja itu.
Statistik Salim Tuharea
Dilansir dari laman Transfermarkt, Salim di musim 2025/2026 ini mendapatkan menit bermain yang sedikit dari Arema FC.
Ia tercatat baru tampil dari 10 pertandingan di Super League dengan 551 menit.
Secara kontribusi juga wajar jika ia mengalami penurunan performa di musim ini.
Salim terlihat tidak mampu berbuat banyak dan membantu Arema FC di setiap pertandingan ketika ia mendapatkan kesempatan.
Dari 10 pertandingan, ia diketahui hanya mampu menciptakan satu asisst dan gagal mencetak satu gol pun. (Erfyansyah/fajar)



