DEPOK, KOMPAS.com - Humas SMAN 5 Depok, Yasin mengungkapkan, penamaan "Lisa" pada seekor buaya yang kerap muncul di lingkungan sekolahnya merupakan keisengan belaka.
Mulanya, para guru dan murid kerap mengintip dari dapur sekolah untuk melihat buaya yang sering berjemur di lokasi yang sama.
“Yang jelas memang karena teman-teman guru biasa melihat (buaya) saat sedang makan siang di dapur. Entah dari mana muncul idenya (nama Lisa) tapi jadi keseruan kita saja,” kata Yasin saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (20/1/2026).
Baca juga: Buaya Lisa di Sekitar SMAN 5 Depok Awalnya Kecil, Kini Tumbuh hingga 1,5 Meter
Pemberian nama “Lisa” sebatas panggilan terhadap hewan kesayangan. Hewan itu terkadang muncul dua hari sekali di dekat SMAN 5 Depok.
“Kita tidak tahu gender atau jenis kelamin buaya itu, jadi tidak ada unsur apapun sih. Hanya sebatas panggilan semacam kesayangan atau hewan peliharaan,” imbuh dia.
Diperkirakan, buaya ini sudah rutin terlihat sejak lima bulan lalu atau Agustus 2025. Saat itu, ukuran buaya baru sekitar 25-30 sentimeter.
Buaya akan muncul ketika matahari sedang terik atau menjelang siang hari antara pukul 12.00-13.00 WIB.
“Buaya ini semacam kayak berjemur, keluar dari kandangnya gitu. Berdiam diri hampir cukup lama ya, di saat matahari muncul. Mungkin pas pagi juga biasanya sudah muncul,” ujar Yasin.
Disebutkan, waktu berjemur buaya ini hanya 30-60 menit di titik yang berjarak sekitar 10 meter dari tembok sekolah.
Setelahnya, buaya akan kembali menghilang dari lokasi tanpa meninggalkan jejak.
Baca juga: Buaya “Lisa” di SMAN 5 Depok Muncul Setiap Hendak Berjemur
“Mungkin balik lagi ke kandangnya atau mencari makan di tempat yang lain,” imbuh Yasin.
Saat ini, ukuran panjang buaya sudah mencapai 1-1,5 meter.
Meski tidak mengganggu aktivitas sekolah, Yasin ingin buaya itu ditangkap agar bisa kembali ke habitat aslinya.
Fenomena kemunculan buaya terekam dalam video amatir yang diunggah ke akun Instagram @depok24jam, memperlihatkan buaya berdiam di atas tanah basah dan dekat aliran kali.