Proyek Jembatan di Keputih Berhenti Setalah DSDABM Keluarkan SP 1

suarasurabaya.net
7 jam lalu
Cover Berita

Proyek pembangunan jembatan di sungai tepi Jalan Bahagia, kawasan Sukolilo Dian Regency (SDR) 1, Surabaya resmi dihentikan sementara setelah Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya mengeluarkan Surat Peringatan (SP) 1 kepada pihak pelaksana proyek.

SP 1 itu dilayangkan setelah sebelumnya pembuat proyek masih sempat melanjutkan pembangunan meski warga sudah melakukan protes karena diduga menjadi penyebab banjir.

Adi Gunita Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DSDABM Kota Surabaya mengatakan, peringatan tersebut dikeluarkan sesuai prosedural, karena pembangunan tidak boleh menganggu fungsi saluran dan tidak boleh menimbulkan masalah ketertiban dan kenyamanan warga.

“Dua poin itu yang kemarin jadi konsultasi untuk kita lakukan peringatan,” katanya kepada suarasurabaya.net pada Selasa (20/1/2026).

Adi memastikan, DSDABM akan terus memantau perkembangan. Jika pembangunan masih dilakukan dan berdampak buruk bagi warga di kawasan tersebut, maka pihaknya akan mengeluarkan SP 2.

“Kalau masih ada komplainan lagi 14 hari setelah kita keluarkan SP, dan nanti tidak ada tindak lanjut dari pihak pemohon, ya kita keluarkan SP 2,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa DSDABM juga akan terus berkoordinasi dengan Lurah hingga Camat untuk memastikan tidak ada proyek yang menyebabkan banjir dan memicu gejolak warga setempat.

“Kalau memang masih ada gejolak ya otomatis akan kita keluarkan SP 2. Kalau SP 2 sudah keluar baru kita cabut (izinnya). Jadi tahapan-tahapan itu kita lalui semuanya dulu,” ucapnya.

Achmad Fida’ Fajar Febriansyah Lurah Keputih juga memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan agar tidak ada lagi proyek yang meresahkan warga.

“Mudah-mudahan tidak ada yang lain-lain lagi,” ujarnya.

Saat ini, proyek tersebut sudah dihentikan. Namun beberapa material yang sebelumnya digunakan untuk membangun jambatan masih ada di sekitar lokasi.

Seperti diketahui sebelumnya, warga SDR 1 Surabaya sempat melakukan aksi penolakan pembangunan jembatan karena diduga menyebabkan banjir, padahal sebelumnya kawasan tersebut tidak pernah banjir.

Selain melakukan aksi protes dan memasang spanduk besar berisi penolakan, warga juga sudah membahas polemik tersebut bersama Komisi C DPRD Kota Surabaya dan dinas terkait di Kantor DPRD Kota Surabaya untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut. (ris/saf/ipg)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mobil Listrik Bekas Kian Dilirik, BYD M6 Ramai Diburu di WTC Mangga Dua
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
PBB Soroti Kendala Bantuan Meski Gencatan Senjata Gaza Lewati Hari ke-100
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Fakta-Fakta Guru SMK Diduga Dikeroyok Siswanya di Jambi, Berujung Saling Lapor Polisi
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Video: Drone Sipil Korsel Masuk Korut
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.