Saksi Singgung Pihak KSP Tanya Permendikbud soal Chromebook

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Eks Dirjen Paudasmen Kemedibudristek, Jumeri menjelaskan soal orang Kantor Staf Kepresidenan (KSP) yang disinggung dalam pengusutan kasus Chromebook.

Hal tersebut disampaikan Jumeri saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan Nadiem Makarim terkait kasus Chromebook di PN Tipikor Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).

Mulanya, jaksa menyinggung soal pihak KSP Tri Santoso yang menanyakan soal tentang Permendikbud No.5/2021 tentang petunjuk operasional dana alokasi khusus fisik reguler bidang pendidikan. Permendikbud ini kerap dikait-kaitkan dengan pengadaan Chromebook.

"Disebutkan dalam BAP Anda bahwa ada orang bernama Tri Santoso dari Kantor Staf Presiden [KSP] menanyakan apakah tidak masalah dengan Permendikbud yang sedang menyebutkan produk tertentu Chromebook? Bisa dijelaskan lebih lanjut nggak Pak, bagaimana arahan dari Tri Santoso?" tanya hakim.

Jumeri menjelaskan bahwa Tri bertanya soal Permendikbud itu karena telah mendapatkan masukan dari sejumlah daerah terkait pengadaan digitalisasi yang menuai polemik pada 2021.

Setelah itu, Jumeri mengaku telah meneruskan pertanyaan dari Tri kepada Sutanto selaku Sekretaris Ditjen di Kemendikbudristek untuk menjawabnya.

"Ya, Pak Tri Santoso menanyakan karena beliau mendapat masukan dari berbagai daerah bahwa pengadaan digitalisasi di tahun 2021 menimbulkan beberapa keributan di daerah. Nah kemudian saya meneruskan pertanyaan itu kepada Sekretaris Dirjen, Pak Sutanto," ujar Jumeri.

Selanjutnya, Hakim mendalami soal motif dari pertanyaan Tri yang menyinggung Permendikbud tersebut. Namun, Jumeri menegaskan bahwa pembahasan itu berhenti saat Tri mendapatkan jawaban dari Sutanto.

"Pertanyaan atau imbauan atau bagaimana?" tanya hakim.

"Pertanyaan, Pak," jawab Jumeri.

"Tidak sampai konklusi ini sebaiknya lanjut enggak gitu, enggak?" tanya hakim.

"Tidak. Jadi kami kemudian memberikan jawaban itu saja, ya," jawab Jumeri.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PBSI Beberkan Alasan Banyak Turunkan Pemain Muda di Indonesia Masters
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Gerobak Gorengan di Depok Ditabrak Motor, Pemilik Rugi Rp 5,5 Juta
• 10 jam lalukompas.com
thumb
BGN Sudah Serap Hampir Rp18 Triliun Anggaran Program Makan Bergizi Gratis
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
POSCO Tender Offer Saham SGRO, Tawarkan Harga Premium Rp7.903 per Saham
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
BREAKING! Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera
• 2 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.