JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan data yang mencengangkan. Ia menyebut bahwa 28 juta warga RI berpotensi mengalami gangguan jiwa.
Data tersebut yang diungkapkan oleh Menkes Budi mengacu pada standar global yang ditetapkan WHO, Menkes mengestimasi sedikitnya 28 juta jiwa atau sekitar 10 persen dari total populasi Indonesia saat ini tengah berjuang dengan masalah kejiwaan.
BACA JUGA:Ribuan Pegawai SPPG Beralih Status Jadi PPPK, Kepala BGN Ungkap Target 32 Ribu Bulan Depan
BACA JUGA:BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI, Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor
Angka fantastis ini muncul dari perhitungan rasio satu berbanding sepuluh penduduk.
Dengan populasi Indonesia yang menyentuh angka 287 juta jiwa, potensi gangguan jiwa, mulai dari depresi, kecemasan (anxiety), hingga kondisi berat seperti skizofrenia menjadi ancaman nyata yang tersembunyi.
"Tadi juga ditanya, ini yang the tip of the iceberg (puncak gunung es). Karena WHO bilang, masalah kejiwaan itu satu dari delapan sampai satu dari sepuluh penduduk," ujar Budi Gunadi saat memaparkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) di depan Komisi IX DPR RI, dikutip Selasa 20 Januari 2026.
BACA JUGA:Komisi X DPR Tegaskan Rekonstruksi Sekolah Bencana Jangan Ambil Dana Revitalisasi
BACA JUGA:Debut Manis! Raymond/Nikolaus Langsung Tembus 16 Besar Indonesia Open 2026
Menariknya, meskipun proyeksi global menunjukkan angka yang tinggi, hasil skrining nyata di lapangan melalui program CKG justru menunjukkan angka yang jauh lebih rendah.
Hingga awal Januari 2026, dari sekitar 27 juta orang yang menjalani pemeriksaan, temuan kasus depresi dan kecemasan masih berada di bawah angka 5 persen.
Budi menilai hasil rendah tersebut belum menggambarkan realitas sebenarnya di masyarakat, melainkan hanya bagian kecil yang berani muncul ke permukaan.
"Dari yang kita screen, masih rendah sekali. Tapi dengan skrining ini, kita setidaknya sudah punya titik awal untuk tahu kondisinya," ucap Menkes.
BACA JUGA:Indonesia-Pakistan Pererat Kerja Sama di Bidang Kesehatan, Sistem Jaminan Kesehatan Nasional dan UHC Dipuji
BACA JUGA:Dari Pegunungan Papua, BRILink Agen Waisun Hadirkan Akses Keuangan Lebih Dekat
- 1
- 2
- »



