Polisi Buru Satu Pelaku Curanmor di Margorukun Surabaya

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Polisi masih memburu satu pelaku curanmor yang melarikan diri saat aksi pencurian sepeda motor di Margorukun, Surabaya, Selasa (20/1/2026) sore. Sedangkan satu pelaku lainnya berhasil diamankan warga.

Kompol Sandi Putra Kapolsek Bubutan menjelaskan, pelaku yang ditangkap berinisial T asal Bangkalan. Pelaku diamankan warga saat berusaha membawa kabur motor Supra X bernomor polisi L 4457 HO.

“Pelaku berinisial T asal Bangkalan. Dia berangkat berdua dengan temannya berinisial D,” ujar Sandi ketika on air di Radio Suara Surabaya, Selasa sore.

Sandi menjelaskan, pihaknya mengamankan satu kunci T sebagai barang bukti. Kunci itulah digunakan oleh pelaku untuk membobol motor di Margorukun.

“Saat membawa motor Supra itu, pelaku langsung dikejar dan ditangkap sejumlah warga dan pelajar. Pelaku sempat dihajar massa. Kemudian pelaku diamankan di rumah salah seorang warga,” terangnya.

BACA JUGA: Aksi Curanmor di Margorukun Surabaya Digagalkan Warga, Satu Pelaku Diamankan

Sandi menambahkan, polisi masih mencari satu rekan T yang hingga saat ini masih buron. “Untuk pelaku inisial D masih kami cari. Informasi awal, dia beralamat di Surabaya,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan penuturan T, Sandi menyebut bahwa pelaku sebelumnya pernah dipenjara dalam kasus pencurian di kawasan Perak, Surabaya.

“Untuk motor itu sendiri rencananya dijual ke pulau seberang. Sebelumnya, dia pernah beraksi di dua TKP dan pernah menjual motor curiannya dengan harga Rp1 juta,” ungkap Sandi.

Sebelumnya, upaya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Margorukun, Surabaya berhasil digagalkan warga pada Selasa sore. Dalam kejadian tersebut, satu orang terduga pelaku berhasil diamankan, sementara satu lainnya melarikan diri.

Peristiwa ini disampaikan Adi pendengar Radio Suara Surabaya, yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Ia mengungkapkan, aksi curanmor itu terjadi di kawasan Margorukun Gang 7 dan melibatkan dua orang pelaku.

Kecurigaan bermula saat anak Adi melihat seorang dua orang yang menaiki motor dengan gerak-gerik mencurigakan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Adi keluar rumah dan mencoba mendokumentasikan nomor polisi kendaraan pelaku.

Tak lama kemudian, ia melihat seorang pria menurunkan sepeda motor dan menuntunnya keluar dari sebuah rumah. Merasa ada kejanggalan, Adi langsung menghentikan orang tersebut dan menanyakan kepemilikan kendaraan.

“Saya tanya sepedanya siapa? Katanya punya temannya. Saya tanya suratnya mana. Sepedanya malah dilempar ke saya, lalu dia lari,” katanya.

Adi spontan berteriak “maling”, sehingga menarik perhatian warga sekitar. Kebetulan, banyak anak sekolah berada di lokasi dan langsung membantu menangkap pelaku. Satu orang yang menuntun sepeda motor berhasil ditangkap, sementara pelaku lainnya kabur dari lokasi. (saf/ipg)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Suami Boiyen Klaim Ada Aturan Rugi Bersama di Perjanjian, Korban Tuntut Bukti
• 17 jam laluinsertlive.com
thumb
Prabowo Usulkan Wamenkeu Thomas Jadi Deputi BI, Begini Reaksi Pengamat
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Perintahkan Penanganan Cepat Banjir di Wilayah Jawa Tengah
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Jawaban Nadiem soal Jurist Tan yang Disebut "The Real Menteri"
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Rendahnya Literasi dan Stigma Hambat Pengobatan TBC
• 19 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.