Guru Lecehkan Siswa Laki-laki di Tangsel, Diduga Beraksi di Sekolah

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polisi menyebut dugaan pelecehan terhadap murid laki-laki di sekolah dasar negeri (SDN) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilakukan oleh guru berinisial YP (55) di lingkungan sekolah.

"Untuk modus memang terduga pelaku ini melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur, dilakukan di lingkungan sekolah," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan saat ditemui di Mapolres Tangsel, Serpong, Selasa (20/1/2026).

Baca juga: Guru Diduga Lecehkan Sejumlah Siswa SD di Tangsel Sejak 2023

Kasus ini mencuat setelah polisi menerima laporan dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Usai menerima laporan itu, polisi kemudian melakukan pendalaman dan pelaku langsung ditangkap pada hari yang sama.

"Kami lakukan pemeriksaan secara berkala dan sekitar pukul 19.00 WIB kita sudah amankan pelakunya," kata dia.

YP ditangkap di rumahnya yang berada di wilayah Ciputat, Tangsel.

Setelah memeriksa pelaku, diketahui jumlah korban yang teridentifikasi dalam kasus ini terus bertambah.

Hingga saat ini, terdapat 16 anak yang diduga menjadi korban. Seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.

Dugaan pelecehan disebut telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama, yakni sejak 2023 hingga Januari 2026.

Korban Dugaan Pelecehan Guru SDN di Tangsel Bertambah Jadi 16 Murid

Melihat kondisi tersebut, polisi bersama dengan UPTD PPA memberikan pendampingan ke psikolog agar tidak mengalami trauma.

"Fokus kita selain penegakan hukum kita mau agar para korban ini sembuh dari penyakit yang telah dilakukan oleh terduga pelaku ini," jelas dia.

Polisi juga mengimbau para orangtua maupun pihak sekolah untuk segera melapor apabila mengetahui adanya korban lain.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kami sangat membuka luas untuk para korban yang sementara ini belum melaporkan ataupun belum memberitahu kepada pihak sekolah untuk segera melaporkan kepada kami," ucap dia.

Sementara itu, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polres Tangerang Selatan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gaungkan Budaya Literasi, Bazar Buku Internasional di Indonesia Dimulai dari Surabaya
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bikin Panik! Tanggul di Pantai Bakti Bekasi Jebol, Aktivitas Warga Lumpuh Karena Banjir
• 10 jam laludisway.id
thumb
Pendaki Jadi Saksi Detik-Detik Pesawat ATR 42-500 Meledak dan Jatuh di Gunung Bulusaraung
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Ini Penyebab Helikopter yang Ditumpangi Raffi Ahmad Nyaris Mendarat Darurat
• 4 jam laluinsertlive.com
thumb
PNS Pemkab Gresik Tersangka Pelemparan Bus Trans Jatim Terancam Sanksi Etik
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.