MAKASSAR, KOMPAS.TV – Biro Kedokteran Kepolisian (Rodokpol) Mabes Polri mengerahkan satu tim untuk melakukan asistensi identifikasi jenazah yang diduga merupakan korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
Kepala Biro Dokpol (Karodokpol) Mabes Polri, Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Makassar, Selasa (20/1/2026) malam setelah satu jenazah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar.
“Kami di sini dari Mabes Polri selaku tim asistensi terhadap tim yang ada di Polda, kemudian bersama dengan tim di Polda, kita sudah segera melaksanakan pemeriksaan tadi,” kata dia seperti dikutip dari Breaking News Kompas TV.
Baca Juga: Tiba di Makassar, Ini Tahapan Identifikasi Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500
Ia memastikan proses identifikasi jenazah akan dimulai malam ini juga dengan semaksimal mungkin.
“Kami mengerahkan satu tim, dengan kekuatan ada dua dokter, tiga dokter forensik bahkan, kemudian ada dokter gigi forensik, kemudian ada staf-staf lain yang akan membantu di situ untuk identifikasi,” tambahnya
“Adapun standar, kami menggunakan di sini yang namanya standar DVI standar internasional,” tuturnya.
Pihaknya, lanjut Nyoman, akan mengumpulkan data post mortem atau data setelah kematian.
Sedangkan data antemortem atau data korban sebelumkejadian telah dikumpulkan sebelumnya dari keluarga korban.
“Jadi nanti secepatnya itu kita kumpulkan (data post mortem), kita laksanakan namanya rekonsiliasi, pencocokan data. Begitu cocok, kita berani pastikan, ya kita akan rilis,” imbuhnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- pesawat jatuh
- kecelakaan pesawat
- pesawat atr 42 500
- makassar
- karodokpol mabes polri



