MAKASSAR, KOMPAS.TV - Direktur Operasi Badan Pencarian dan Pertolongan atau Search and Rescue (SAR) Nasional (Basarnas) Laksamana Pertama Yudhi Bramantyo berharap satu jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), akan tiba di Makassar pada hari ini, Rabu (21/1/2026).
Dia mengatakan tim gabungan memprioritaskan penyelesaian evakuasi satu jenazah lain yang telah ditemukan di Gunung Bulusaraung.
“Saya kira tetap kita berusaha untuk yang prioritas untuk menyelesaikan satu korban lagi yang masih dalam perjalanan,” ucap Yudhi dalam konferensi pers seusai penyerahan satu jenazah kepada pihak Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Selasa (20/1/2026) malam, dipantau dari Breaking News Kompas TV.
“Mudah-mudahan besok juga sudah sampai ke Rumah Sakit Bhayangkara ini untuk segera diidentifikasi, kemudian kami juga masih punya beban untuk menyelesaikan sisa korban yang harus masih kami tarik,” tambahnya.
Baca Juga: Jenazah Terduga Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di Makassar, Dokpol Kerahkan Tim Identifikasi
Dia menambahkan, Basarnas juga berusaha dapat menggunakan helikopter dalam melakukan pencarian dan evakuasi para korban pada Rabu jika cuaca mendukung.
“Sejak tadi siang kita sudah melakukan operasi OMC (operasi modifikasi cuaca), dan mungkin besok pagi akan dilakukan lagi operasi modifikasi cuaca,” jelasnya.
“Harapan kami, besok pagi mungkin sampai siang cuaca cerah, sehingga tanggung jawab yang harus kami selesaikan dapat kami laksanakan dengan baik, khususnya untuk menggeser satu korban yang masih di perjalanan dan mencari atau menyelesaikan sisa korban yang belum ditemukan, masih ada delapan.”
Yudhi juga menyampaikan Basarnas telah menyerahkan langsung satu jenazah kepada tim DVI Polda Sulsel.
“Pada malam hari ini sekitar pukul 22.40 saya selaku direktur Basarnas menyerahkan korban, ini korban kedua yang kita temukan pada hari Minggu sore pukul 14.25 di kedalaman jurang 500 meter,” tuturnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- pesawat jatuh
- kecelakaan pesawat
- basarnas
- korban pesawat jatuh
- pesawat atr 42 500
- ATR 42-500





