Penulis: Tri Cahyo Nugroho
TVRINews – Washington DC, Amerika Serikat
Pemerintah Amerika Serikat telah menginvestasikan 115 juta dolar Amerika untuk teknologi anti-drone demi keamanan di Piala Dunia 2026.
Pemerintah Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu mengumumkan bakal menginvestasikan 115 juta dolar AS (sekira Rp2 triliun) untuk teknologi penangkal pesawat nirawak (drone) untuk memperkuat keamanan.
Keputusan itu diambil sebagai bagian untuk meningkatkan keamanan menghadapi Piala Dunia 2026 dan berbagai acara dalam rangka perayaan kemerdekaan AS yang ke-250.
Seperti diketahui, Piala Dunia 2026 akan berlangsung di AS, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni sampai 19 Juli. Adapun hari kemerdekaan AS jatuh setiap tanggal 4 Juli.
“Ini akan membantu kami lebih lanjut mengamankan perbatasan dan membongkar kartel, melindungi infrastruktur kami, dan menjaga keamanan warga Amerika selama perayaan dan rangkaian acara peringatan bersejarah ke-250 Amerika Serikat dan Piala Dunia FIFA 2026,” demikian kata Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem dalam sebuah pernyataan.
Investasi tersebut ditandai dengan dibuatnya kantor baru yang dibentuk untuk memajukan teknologi drone dan anti-drone, serta jenis pesawat yang menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri AS “semakin banyak dieksploitasi oleh aktor jahat”.
“Drone mewakili batas baru superioritas udara Amerika. Dengan Presiden Donald Trump, kami mengantarkan era baru untuk mempertahankan superioritas udara AS dan melindungi perbatasan serta tanah air kami,” tutur Noem.
AS akan menjalani tahun 2026 dengan penuh perayaan, di antaranya yang terbesar adalah peringatan 250 tahun kemerdekaan mereka dari Kerajaan Inggris dan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA bersama Kanada dan Meksiko.
Itu belum termasuk acara-acara G20, yang KTT-nya berlangsung di Miami pada Desember lalu yang dihadiri oleh para pemimpin ekonomi terbesar di dunia.
Piala Dunia 2026 di tiga negara ini merupakan yang pertama digelar di tiga negara dengan 16 kota atau stadion penyelenggara. AS mendominasi gelaran dengan 11 kota/area penyelenggara, termasuk partai final yang akan digelar di MetLife Stadium di New Jersey/New York.
Ini kali kedua AS menjadi tuan rumah Piala Dunia setelah 1994, yang dikenal luas sebagai titik awal peralihan ke sepak bola modern.
Editor: Tri Cahyo Nugroho



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477549/original/015844900_1768861847-IMG-20260120-WA0007.jpg)

