Purbaya: Thomas Djiwandono Bakal Keluar Gerindra dan BI Tetap Independen

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono akan keluar dari kepengurusan Partai Gerindra jika nantinya masuk sebagai Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI).

“Pasti dia enggak akan di Gerindra lagi tuh kalau dugaan saya ya, atau di Gerindra pun di belakang,” Kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (20/1).

Purbaya juga menyebutkan masuknya Thomas ke dalam struktur Bank Indonesia tidak akan berpengaruh pada independensi instansi tersebut.

Ia menggambarkan, Dewan Gubernur BI diisi oleh tujuh orang, sehingga di dalam pengambilan keputusan memerlukan persetujuan seluruhnya. Hal ini, menurut Purbaya, menjadi jaminan bahwa BI akan tetap independen nantinya.

“Satu (Dewan Gubernur) bisa mengendalikan tujuh enggak? Enggak bisa kan, seandainya Gerindra pun. Itu kan pasti akan debat, akan diskusi dan kalau kepepet voting. Walaupun—dan Gubernur punya hak veto,” kata dia.

Adapun, salah satu syarat pencalonan berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) melarang anggota partai untuk dicalonkan. Purbaya meyakini Thomas akan mundur sebelum uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test yang akan dilaksanakan oleh DPR nantinya.

“Pasti dia mundur nanti kan. Kan gampang, selesai. Saya pikir pas fit and proper dia sudah mundur nanti sebelum fit and proper kalau aturannya seperti itu. Kalau di LPS kan gitu enggak boleh ini, di sini juga sama, pasti mundur dulu. Enggak ada masalah,” katanya.

Thomas Djiwandono merupakan keponakan Prabowo. Tommy itu merupakan putra pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati. Soedradjad merupakan mantan Gubernur Bank Indonesia yang kini mengajar di Nanyang Technological University, Singapura. Sedangkan Biantiningsih merupakan kakak kandung Prabowo.

Thomas mengenyam pendidikan bidang studi sejarah di Haverford Colloge, Pennsylvania, Amerika Serikat dan mengambil master di bidang International Relations and International Economics di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Washington, Amerika Serikat.

Sebelumnya, Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Mukhamad Misbakhun mengungkapkan tiga nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang diajukan Presiden Prabowo Subianto. Ketiganya, yakni Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solikin M Juhro

Politikus Partai Golkar ini menuturkan, Komisi XI DPR akan melaksanakan rapat internal pada Selasa (20/11) untuk menentukan jadwal uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test ketiganya. Rencananya, fit and proper test akan dilaksanakan pekan ini.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sosok Pacar Umay Shahab yang Dikaitkan dengan Mundurnya Prilly Latuconsina dari Sinemaku Pictures
• 7 jam laluinsertlive.com
thumb
Tak Ingin Laporan Administratif, Bupati Takalar Sering Turun ke Sekolah untuk Mengetahui Kondisi Riil Dunia Pendidikan
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Pemerintah Evaluasi Tarif Keimigrasian WNA, Bidik PNBP 2026 Rp 8,5 Triliun
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
Dari Brimob Aceh ke Garis Depan Donbass: Mengapa Tentara Bayaran Rusia Menjadi Pilihan Fatal?
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Sabar/Reza sebut "aturan 25 detik" bisa diterapkan di turnamen lain
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.