JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas yang mengapung di Kali Pulomas Selatan, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (19/1/2026) sore.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tengah beristirahat di tepi kali, tidak jauh dari lokasi kejadian.
"Seorang ojol sedang beristirahat di pinggir kali, lalu ia melihat adanya mayat yang hanyut di kali tersebut. Lalu pelapor menghubungi Gulkarmat," ungkap Wahid saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).
Baca juga: Jebolnya Tanggul Sungai Citarum di Muara Gembong, 553 KK Terdampak hingga Tembok Rumah Jebol
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Gulkarmat Jakarta Timur langsung dikerahkan ke lokasi.
Sebanyak satu unit light rescue dengan lima personel diterjunkan untuk mengevakuasi jenazah dari aliran kali.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Diperkirakan tewas 36 jam sebelum ditemukanKapolsek Pulogadung Kompol Suroto memperkirakan bahwa waktu kematian pria tanpa identitas itu tidak lebih dari 36 jam.
"Diperkirakan jenazah meninggal baru 36 jam saat ditemukan," kata Suroto di Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa.
Baca juga: Modifikasi Cuaca Ekstrem Jelang Imlek, Rano Karno: Kalau Enggak, Aduh...
Ia menjelaskan bahwa jenazah langsung dibawa ke RS Polri untuk dilakukan identifikasi.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasanSuroto menjelaskan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh jasad tersebut.
"Dalam tubuhnya sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan," jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan soal identitas korban.
Terkait identitas korban, Suroto menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Jakarta Timur. Namun, hingga kini identitas korban belum diketahui.
Baca juga: AC Gedung Wali Kota Jaksel Mati, Trafo yang Terbakar Sudah 20 Tahun Tak Diganti
"Untuk hasilnya sementara masih menunggu, untuk dugaan sementara masih dalam penyelidikan," jelasnya.
Periksa sejumlah saksiPolisi telah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan jasad tersebut.
"Saksi-saksi di TKP pada saat kejadian yang menemukan sudah dalam keadaan mengambang saat saksi-saksi mau kegiatan memancing," jelasnya.
Namun, hingga saat ini para saksi belum mengenali korban dan tidak mengetahui penyebab pria tersebut bisa terjatuh hingga mengapung di kali.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


