GenPI.co - Amien Rais menilai mustahil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menghidupkan kartu politik untuk mengusung Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2029.
Ketua Majelis Syura Partai Ummat itu mengatakan terjadi gelombang politik yang datang dari rakyat, secara spontan mendesak Jokowi diadili.
“Itu menjadikan Jokowi, bekas presiden yang sakit-sakitan,” katanya dikutip dari YouTube Amien Rais, Rabu (21/1).
Eks Ketua MPR itu mengungkapkan Jokowi mencoba menghibur diri dengan menerima ratusan tamu dari berbagai daerah setiap hari.
“Sebagian tamunya setingan dan sebagian datang, karena sudah menjadi Jokowers. Tamunya dari hari ke hari, terus berkurang,” ujarnya.
Dia menyebut citra eks Wali Kota Surakarta di media sosial pun memburuk, karena serangan netizen yang memanfaatkan kecerdasan buatan.
Amien Rais juga menilai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep tak bisa mendongkrak kebangkitan Jokowi.
Dia menyatakan Jokowi dengan uang triliunan rupiah yang dimiliki, tetap mustahil menghidupkan kartu politiknya pada Pemilu 2029.
Amien Rais juga menyinggung terkait ijazah SMA dan S1 milik Gibran Rakabuming Raka yang diduga palsu.
“Gibran mau nyalon Capres atau Cawapres sudah tidak mungkin. Sebab, ijazah SMA dan S1 Gibran, jebul (ternyata) palsu,” ucapnya. (*)
Simak video berikut ini:





