Audi Bertekad Jadi Tim Formula 1 Tersukses Sepanjang Sejarah

mediaindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita

AUDI resmi menandai era baru dalam dunia balap jet darat dengan meluncurkan proyek Formula 1 mereka dalam sebuah acara megah di Berlin. 

Pabrikan asal Jerman ini masuk ke Formula 1 untuk pertama kalinya setelah mengambil alih tim Sauber yang berbasis di Swiss, dengan ambisi yang tidak main-main: mendominasi sejarah olahraga ini.

Team Principal Audi, Jonathan Wheatley, menyebut peluncuran ini sebagai "momen bersejarah." 

Baca juga : Jelang Formula 1 Musim 2026, Audi Sukses Lakukan Fire-Up Mesin

Ia menegaskan bahwa kehadiran Audi bukan sekadar pelengkap di grid, melainkan sebuah misi jangka panjang untuk mencapai puncak tertinggi.

"Kami tidak di sini untuk main-main, ini adalah proyek yang ambisius. Kami rendah hati. Kami tahu dari mana kami memulai dan kami tahu ke mana kami ingin pergi," ujar Wheatley. 

Ia bahkan mematok target yang sangat tinggi bagi tim. 

Baca juga : Audi akan Gunakan Nama Audi Revolt F1 Team untuk Debut Formula 1 Musim 2026

"Kami ingin menjadikan Audi sebagai tim Formula 1 tersukses dalam sejarah. Ada tonggak sejarah dalam perjalanan itu dan kami memulainya hari ini," tegasnya

Senada dengan Wheatley, CEO Audi Gernot Dollner menekankan tradisi juara pabrikan tersebut. 

Menurutnya, setiap kali Audi terjun ke seri balap, tujuannya adalah menang, berinovasi, dan memajukan olahraga motor. Target konkret pun telah ditetapkan, yakni bersaing memperebutkan gelar juara dunia pada 2030.

Kepala proyek Audi F1, Mattia Binotto, menyadari bahwa jalan menuju takhta juara tidak akan instan. 

Dengan slogan *"To start something, stop at nothing,"* Binotto mengisyaratkan kesiapan tim menghadapi rintangan teknis maupun performa.

"Kami sadar ini baru awal dari perjalanan kami. Kami tahu ada banyak tantangan di depan, tetapi kami siap untuk itu," kata Binotto. 

Ia menambahkan bahwa fokus utama pada musim debut 2026 adalah menjadi kompetitif. "Ini lebih tentang sikap, berada di sini untuk belajar. Dan menjadi kompetitif berarti rata-rata bukan lagi pilihan."

Meski Audi telah menjalankan mobil barunya di Circuit de Barcelona-Catalunya, pekan lalu, kendaraan yang dipamerkan di Berlin hanyalah mobil pamer (show car) dan bukan desain asli yang akan balapan. 

Audi dijadwalkan bergabung dengan tim lain untuk tes pramusim pertama yang digelar secara tertutup di Barcelona pekan depan. (bbc/Z-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Usut Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Tiga Direktur Biro Travel
• 16 menit laluidxchannel.com
thumb
Komisi XI Pastikan Thomas Djiwandono Penuhi Syarat Sebagai Calon Deputi Gubernur BI
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dugaan Pelecehan Guru SD di Tangsel: Dari Beri Uang Jajan hingga Foto di Medsos
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Pemda Harus Dukung Ruang Gerak Perempuan di Desa
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Danantara Akan Bentuk BUMN Tekstil, Asosiasi Pengusaha Optimistis Bersinergi
• 46 menit laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.