Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Wakil Perdana Menteri (PM) Inggris David Lammy dan para pengusaha Inggris di Lancaster House, London, Selasa (20/1/2026).
Forum bisnis dan investas tersebut mempertemukan delegasi bisnis Inggris dan Indonesia yang difasilitasi oleh British Chamber of Commerce dan KADIN.
Advertisement
Teddy menuturkan forum tersebut sebagai wadah strategis untuk membuka peluang kerja sama di bidang perdagangan, investasi, industri, dan teknologi.
"Dalam sesi dialog, Presiden Prabowo mendengarkan secara langsung aspirasi serta minat investasi para pelaku usaha dan memberikan respons atas berbagai peluang kerja sama yang disampaikan," jelas Teddy dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Rabu (21/1/2026).
Dialog berlangsung interaktif dan mencerminkan antusiasme dunia usaha terhadap arah pembangunan dan kebijakan ekonomi Indonesia.
Menutup rangkaian forum, Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy dan Presiden Prabowo melakukan foto bersama para delegasi dan undangan di Grand Staircase, Lancaster House. Kegiatan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan forum bisnis dan investasi serta jamuan santap siang.
Dalam kegiatan tersebut, Prabowo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian AIrlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris Desra Percaya.
Sementara itu, para pengusaha Indonesia yang hadir antara lain, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Anindya Bakrie, Ketua Umum APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Shinta Kamdani, CIO Danantara Pandu Sjahrir, Hilmi Panigoro, hingga Alvin Satriaatmadja.



