JAKARTA, KOMPAS.com – Karyawan rumah makan Padang di Jalan M. Saidi Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, mengaku terkejut saat melihat adanya proyek galian di depan tempat kerjanya.
Dita (25), karyawan rumah makan tersebut, mengatakan bahwa mereka tidak menerima informasi apa pun sebelumnya terkait proyek ini.
“Enggak ada (informasi mau ada galian). Tiba-tiba ada aja, waktu itu hari Jumat,” kata Dita saat ditemui di lokasi, Rabu (21/1/2026).
Baca juga: Ada Galian di Bintaro Permai, Kemacetan Mengular hingga Jembatan Layang
Sebagian besar akses menuju rumah makan tertutup, hanya menyisakan sebagian jalan masuk di ujung kiri yang tidak digali.
Hampir sepekan setelah proyek dimulai, Dita mengaku melihat penurunan jumlah pelanggan di rumah makan, meski ia tidak menyebutkan besaran pastinya.
“Ya, ada (pengaruhnya). Jadi menurun lah pokoknya,” ujarnya.
Dita berharap proyek yang dimulai di depan rumah makan segera selesai agar aktivitas kembali normal.
Pantauan Kompas.com di lokasi menunjukkan, pengunjung yang datang sebagian besar menggunakan kendaraan roda dua, sementara area parkir rumah makan tampak sepi.
Kondisi di dalam rumah makan juga sepi, dengan kursi-kursi hanya diisi oleh karyawan yang menonton proses galian.
Proyek galian ini dikerjakan oleh PAM Jaya dengan tujuan meningkatkan kualitas air minum bagi warga sekitar. Berdasarkan spanduk informasi yang dipasang di pagar rumah warga, proyek ditargetkan selesai pada Mei mendatang.
Baca juga: Usai Hujan, Lalu Lintas Jalan Letjen Suprapto Arah Pasar Senen Macet
Ruas jalan yang terdampak galian meliputi Jalan Kebaktian Raya, Jalan Bintaro Permai, Jalan Kodam Bintaro, Jalan Pesanggrahan Indah, Jalan Garuda, dan Jalan Ciledug Raya—Simpang Swadarma.
Dengan sempitnya ruas jalan yang dapat dilintasi, kepadatan lalu lintas pun tak terhindarkan selama proyek berlangsung.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang