Viral warga di Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diusir tetangga usai melaporkan kasus pemerkosaan terhadap anaknya. Korban diusir tetangga juga karena perilakunya disebut kerap meresahkan warga setempat.
Dilansir detikJogja, Rabu (21/1/2026), warga yang diusir adalah wanita asal Kendal yang menikah dengan warga setempat. Salah satu warga, Maryono menyebut peristiwa itu terjadi Selasa (20/1) kemarin, sekitar pukul 19.00 WIB.
Sementara itu, istri Ketua RT setempat Endang mengatakan bahwa perempuan itu dinilai meresahkan karena kerap mengatai warga dengan kata-kata kasar. Bahkan, beberapa kali kerap mengganggu ketentraman warga.
"Yang bersangkutan suka mengatai tetangganya dan omongannya keras, kasar, terus pernah juga keliling kampung dan mengetuk pintu-pintu, pernah juga mencabuti serai milik warga," kata Endang.
Endang juga menyebut warga itu diusir usai melaporkan kasus pemerkosaan terhadap anaknya. Akibat laporannya ada empat orang yang ditangkap.
Kapolsek Sewon AKP Sutrisno membenarkan laporan tersebut. Setelah laporan itu, anggota Polresta Jogja mengamankan empat orang warga. Namun, warga mempertanyakannya karena bapak tiri anak itu yakni suami perempuan yang hendak diusir warga ternyata turut serta dalam perbuatan bejat tersebut.
"Jadi memang ibu dan bapaknya tidak disukai warga karena tabiatnya yang jelek, ditambah itu tadi (melaporkan warga terkait kasus dugaan perkosaan tapi bapak tiri korban ternyata ikut serta)," ucapnya.
Simak selengkapnya di sini.
(fas/idh)





