Jenazah Florencia Pramugari Korban Pesawat ATR 42-500 Akan Diterbangkan ke Jakarta Sore Ini

narasi.tv
1 jam lalu
Cover Berita

Penyerahan jenazah Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat ATR 42-500 yang menjadi korban kecelakaan, berlangsung di Biddokkes Polda Sulawesi Selatan. Jenazah korban selanjutnya akan diterbangkan ke Jakarta sore ini.

Lokasi penyerahan berada di Jalan Kumala, Makassar pada Rabu (21/1/2026) pukul 13.44 Wita. Di tempat ini, keluarga Florencia didampingi oleh pihak maskapai Indonesia Air Transport (IAT).

Kehadiran keluarga, termasuk kedua orang tuanya dan saudaranya, menambah suasana haru pada penyerahan tersebut. Pihak maskapai terus memberikan dukungan kepada keluarga yang berduka. Kakak korban, Felix, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian dan penemuan jenazah adiknya.

"Mengucap syukur atas apa yang telah dikerjakan bagi kami, sehingga adik kami bisa ditemukan," ujar Felix, kakak kandung Florencia. 

Ia berharap, korban-korban lain yang satu pesawat dengan Florencia bisa segera ditemukan.

Identifikasi dan Penemuan Jenazah

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulsel bertanggung jawab atas proses identifikasi jenazah yang ditemukan di lokasi kecelakaan, yaitu di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Jenazah Florencia ditemukan pada hari Senin (19/1/2026) oleh tim SAR gabungan.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan tim DVI terungkap identitas korban yang bernama Florencia Lolita Wibisono, usia 33 tahun yang merupakan pramugari pada pesawat ATR 42-500.

Tim DVI gabungan mengidentifikasi jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 yang sesuai dengan data antemortem AM004 sebagai Florencia Lolita Wibisono. Korban berjenis kelamin perempuan, berusia 33 tahun, dan beralamat di Apartemen Wak Tower A Unit 216, Buleleng, Jakarta Timur.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulawesi Selatan dr Muh Haris mengatakan jenazah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar pada Selasa malam (20/1) dan langsung menjalani proses identifikasi oleh tim DVI gabungan.

“Jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono jenis kelamin perempuan, umur 33 tahun dengan alamat apartemen Wak Tower A unit 216 Buleleng, Jakarta Timur,” kata Haris kepada wartawan di Makassar, Rabu (21/1).

Ia menjelaskan identifikasi dilakukan melalui pencocokan data medis jenazah, meliputi sidik jari, data gigi, properti, serta ciri medis lainnya. Proses tersebut melibatkan Tim DVI Bidokkes Polda Sulsel, Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Identifikasi Polda Sulsel, Tim Pusident Polri, serta Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Sementara itu, Kepala Pusat Identifikasi Bareskrim Polri Brigjen Pol Mashudi menyampaikan kondisi jenazah masih dalam keadaan baik sehingga sidik jari korban dapat terbaca.

"Jenazah masuk dalam keadaan bagus, sehingga untuk papiler yang ada di sidik jari masih bisa terbaca, sehingga kami sudah langsung mengambil sidik jarinya," kata Mashudi.

"Kemudian dengan alat peralatan kami miliki bisa langsung membaca identitas yang bersangkutan,” lanjutnya.

Mashudi menegaskan tim DVI gabungan sangat yakin terhadap hasil identifikasi korban. “Kami yakin seyakin-yakinnya, berdasarkan keilmuan,” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Gerebek Produksi Rumahan Tembakau Sintetis di Cirebon, 1 Tersangka Ditangkap
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Transportasi Publik, Luka, dan Trauma yang Berulang
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Inggris, Perkuat Kerja Sama Kedua Negara
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Kasus Jual Beli Jabatan Perangkat Desa, 4 Kades di Sidoarjo Ditahan Kejaksaan
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Amanda Seyfried: Menang Oscar Bukan Kunci Kesuksesan Karier
• 4 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.