Polisi Buru Pembuang Bayi di Kali BCT Cengkareng

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi memburu pelaku pembuang bayi di aliran Kali BCT Cengkareng Drain, Jakarta Barat, Rabu (21/1/2026).

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Aang Kaharudin menyebut pihaknya akan menelusuri motif pelaku melakukan perbuatan tersebut.

"Kami dari polsek saat ini masih penyelidikan motif dan mencari pelakunya," kata Aang saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu siang.

Baca juga: Dikira Boneka, Jasad Bayi Ditemukan di Aliran Kali Cengkareng Drain

Adapun, berdasarkan identifikasi di lokasi, jasad bayi diketahui berjenis kelamin laki-laki.

Saat ini, bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik.

"Saat ini pemeriksaan mengenai usia bayi masih menunggu hasil dari dokter forensik RS Polri," ucap Aang.

Aang juga menyebut belum bisa memastikan sudah berapa lama mayat bayi tersebut berada di air, sebelum akhirnya tersangkut di aliran Kali Cengkareng Drain.

"Masih dalam proses pemeriksaan," ujarnya.

Sementara itu, Undih, petugas PJLP Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air yang pertama kali melihat mayat tersebut, menduga bayi itu belum lama terbawa aliran Kali BCT.

Baca juga: Wanita Tewas Tertabrak Kereta di Bekasi, Tubuhnya Terpental 10 Meter

Pasalnya, tak ada tim UPK Badan Air yang melihat sosok bayi itu saat menangani banjir di Kali BCT Cengkareng Drain beberapa hari lalu.

"Kayaknya sih baru mengalir ke sini, soalnya kemarin-kemarin kan kali nya meluap. Banjir terus berhari-hari, tapi baru ini nyangkut di sini," kata Undih saat diwawancarai Kompas.com di lokasi, Rabu.

Penemuan Mayat Bayi

Sebelumnya diberitakan, mayat bayi ditemukan mengambang di aliran Kali BCT atau Cengkareng Drain, Rabu.

Petugas PJLP Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air, Undih Noviana, mengatakan jasad tersebut pertama kali ditemukannya sekitar pukul 06.00 WIB.

"Saya pertama kali menemukan, saya mau ngebersihin sampah, pagi sekitar jam enam," kata Undih saat diwawancarai Kompas.com di lokasi kejadian, Rabu.

Baca juga: Misteri Mayat Pria Tanpa Identitas di Pulomas, Diperkirakan Tewas 36 Jam Sebelum Ditemukan

Ia sempat mengira jasad bayi itu hanyalah sebuah boneka yang terbuang.

Namun, saat diperhatikan lebih dekat, Undih terkejut karena benda tersebut dikerumuni serangga dan belatung.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia pun menyadari bahwa benda yang tersangkut di sekatan sampah itu adalah jasad manusia.

"Pas saya (perhatikan), tahunya mayat anak kecil. Tuh ada lalatnya, ada belatungnya," ujarnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Legislator PKB Soroti Kasus Guru Honorer Jadi Tersangka, Hak Imunitas Diusulkan
• 13 jam lalugenpi.co
thumb
Belum Setahun Menjabat, 7 Kepala Daerah Sudah Disikat KPK
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Banjir Sumatra Nyaris Dua Bulan Berlalu, 143 Orang Masih Dinyatakan Hilang
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Kabar Baik, Industri Manufaktur Masuk Fase Ekspansi
• 11 jam lalucelebesmedia.id
thumb
BGN Klaim Program MBG Bikin Anak-anak Lebih Aktif, Kuat hingga Jarang Sakit
• 9 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.