Direktorat PPA-PPO Diresmikan di 11 Polda & 22 Polres, Agar Korban Berani Lapor

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Direktorat Pidana Perempuan dan Anak - Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) di 11 Polda dan 22 Polres. Peresmian itu dilakukan di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (21/1).

Direktorat ini berfungsi untuk menangani tindak pidana kekerasan terhadap perempuan, anak dan kelompok rentan lainnya. Selain itu juga menangani kasus tindak pidana pencucian uang dari kejahatan asal serta memberikan perlindungan terhadap korbannya.

"Saya harap tidak hanya 11 Polda dan 22 Polres, namun yang lain juga bisa menyesuaikan tentu memenuhi kriteria yang telah ditetapkan Direktorat PPA-PPO dan Kementerian PAN RB. Namun saya tolong ini segera didorong di wilayah-wilayah yang memang diindikasikan banyak terjadi peristiwa," kata Listyo.

Listyo bilang korban dalam tindak pidana tersebut kerap ragu untuk melaporkan kasusnya. Makanya nilai penanganan kasusnya lambat.

"Karena masalah apabila melapor itu ada keraguan apakah kasusnya dilayani atau diterima. Dan kadangkala melihat bahwa kasus tersebut masih menjadi aib apabila dilaporkan. Dan berikutnya mereka merasa apabila penanganan kurang pas, akan menimbulkan trauma dan menjadi korban yang kedua kali," ujar Listyo.

"Tidak mudah untuk membuat korban betul-betul berani melapor dari peristiwa yang ada, sehingga penanganannya sangat lambat atau hanya meningkat 0,2% selama dua dekade (terakhir)," tambahnya.

Sebelumnya Polri telah mendirikan Direktorat PPA-PPO di tingkat Bareskrim Polri pada 2024. Kehadiran direktorat itu, menurut Listyo, telah menunjukkan adanya fenomena 'gunung es' dalam kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, maupun perdagangan orang.

"Dengan adanya wadah direktorat ini mereka akhirnya perlahan-lahan tetapi pasti mulai percaya dan berani lapor. Ini tidak mudah dan perlu diyakinkan kita bisa menyelesaikan permasalahan 'gunung es', masalah yang sangat luar biasa dan sebenarnya terjadi di masyarakat, namun di satu sisi korban tidak bisa berbuat apa-apa karena masalah traumatik yang dimiliki," ucap Listyo.

Berikut daftar 11 Polda dan 22 Polres yang telah memiliki Direktorat PPA-PPO:

Polda

  1. Polda Metro Jaya

  2. Polda Jawa Timur

  3. Polda Sumatera Selatan

  4. Polda Jawa Barat

  5. Polda Jawa Tengah

  6. Polda Sumatera Utara

  7. Polda Sulawesi Selatan

  8. Polda Kalimantan Barat

  9. Polda NTB

  10. Polda NTT

  11. Polda Sulawesi Utara

Polres

  1. Polres Metro Jakarta Barat

  2. Polres Metro Jakarta Timur

  3. Polres Metro Jakarta Utara

  4. Polres Metro Jakarta Pusat

  5. Polres Metro Bekasi Kota

  6. Polrestabes Surabaya

  7. Polresta Sidoarjo

  8. Polres Malang

  9. Polres Probolinggo Kota

  10. Polres Batu

  11. Polres Lahat

  12. Polres Ogan Komering Ulu

  13. Polres Musi Rawas Utara

  14. Polres Ogan Ilir

  15. Polres Karawang

  16. Polres Bogor

  17. Polrestabes Semarang

  18. Polresta Banyumas

  19. Polresta Surakarta

  20. Polresta Cilacap

  21. Polres Magelang Kota

  22. Polres Tanah Karo


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pasca Kritis, Jaja Miharja Kini Bisa Jalan tanpa Kursi Roda
• 8 jam lalurealita.co
thumb
Bantuan Beras Bulog ke Bencana Sumatera Tembus 53.586 Ton hingga 20 Januari 2026
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Eddy Soeparno Puji Langkah Tegas Prabowo Tutup Izin 28 Perusahaan
• 17 menit laludetik.com
thumb
Beasiswa Patriot, Strategi Pemerintah Bangun Pusat Ekonomi Baru di Daerah
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ribuan ATM Tutup Sepanjang 2025, Intip Kondisinya di BTN dan BCA
• 13 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.