Bantuan Beras Bulog ke Bencana Sumatera Tembus 53.586 Ton hingga 20 Januari 2026

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Perum Bulog sudah menyalurkan bantuan beras ke korban bencana Sumatera mencapai 53.586 ton per 20 Januari 2026. Selain itu, terdapat pula bantuan minyak goreng yang totalnya mencapai 6.515 kiloliter.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut data tersebut jumlahnya sudah dilipatgandakan dari kebutuhan masing-masing provinsi sesuai arahan Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

“Jadi contoh, kemarin Aceh minta 10 ribu ton tambahan beras, kami tambahkan menjadi 30 ribu ton. Tujuannya apa? Supaya masyarakat betul-betul tidak ada lagi yang tidak dapat dukungan bahan pangan,” kata Rizal dalam RDP Perum Bulog bersama Komisi VI DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (21/1).

Langkah lainnya yang dilakukan Bulog untuk memastikan distribusi bantuan pangan ke daerah bencana dapat berjalan lancar adalah menyediakan beras yang siap dikirim sebanyak 50 ton setiap harinya di bandara. Ia memberi contoh untuk saat ini beras tersebut disiapkan secara standby di Bandara Minangkabau dan Lanud Soewondo.

“Tujuannya apa? Jika sewaktu-waktu perlu dibutuhkan dia tidak perlu didorong lagi dari gudang. Jadi standby di bandara termasuk juga di masing-masing pelabuhan, masing-masing provinsi,” ujarnya.

Untuk Aceh, saat ini jumlah stok cadangan beras termasuk dengan adanya bantuan berada pada angka 61.721 ton dan 14.435 ton di antaranya sudah disalurkan. Di Sumatera Utara, saat ini total stok cadangan beras adalah 17.425 ton dan 5.098 ton di antaranya sudah disalurkan.

Sementara di Sumatera Barat, total stok cadangan beras saat ini sebanyak 5.627 ton dan 1.069 ton di antaranya sudah disalurkan. Terkait penyimpanan, saat ini Bulog juga memanfaatkan gudang-gudang yang ada di tiga provinsi tersebut.

Rizal juga menyinggung di Aceh biasanya ada tradisi megang atau syukuran secara besar-besaran menjelang ramadan. Ia memastikan pasokan beras dan bahan pangan lainnya ke Aceh dapat memenuhi kebutuhan untuk momen ramadan dan lebaran yang akan datang.

“Mulai minggu yang lalu dari Direktur Operasional dan Direktur Pengadaan ini termasuk Direktur Bisnis sudah mendorong tambahan beras, minyak goreng termasuk gula ke Aceh dengan kapal mungkin dalam waktu tiga atau dua hari lagi sudah sampai tambahannya untuk sampai di Aceh, untuk memperkuat kebutuhan kesiapan megang termasuk juga ramadan dan idul fitri yang ada ke depan,” tutur Rizal.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cerita Guru SD di Jogja: Lulusan S2 Sydney, Tolak Tawaran Sekolah Internasional
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Panglima TNI Resmikan Monumen Panser Saladin, Dorong Nasionalisme Masyarakat
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Simak Jadwal Live Streaming BRI Super League Pekan Ke-18, Tayang di Vidio
• 5 jam lalubola.com
thumb
Wamenhaj Ungkap Biaya Makan Jemaah Haji Turun, Gramasi Nasi-Lauk Naik
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.