Rain Minta Maaf Kepada Seorang Penggemar yang Tunarungu, Ada Apa?

tabloidbintang.com
9 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Bintang K-pop Rain menyampaikan permintaan maaf kepada seorang penggemar melalui media sosial Threads pada Selasa (19/1), menyusul kesalahpahaman yang terjadi saat konsernya di Taipei.

Penggemar tersebut, yang menggunakan nama akun Chichi, membagikan pengalamannya menghadiri konser Rain pada 17 Januari. Dalam segmen interaksi dengan penonton, Rain meminta Chichi untuk melompat, namun ia tidak melakukannya. Saat itu, Chichi berada di area mosh pit tepat di depan panggung.

Dalam video yang diunggah Chichi—yang direkam oleh temannya—terlihat Rain mengajak penonton melompat naik turun dan menyadari Chichi tidak ikut bergerak. Ketika Rain menanyakan alasannya, Chichi sempat menunjuk ke arah telinganya, namun tampaknya isyarat tersebut tidak disadari oleh sang penyanyi.

“Bukan karena saya tidak mau menari, tetapi karena saya sama sekali tidak memahami apa yang dikatakan Rain dan penerjemahnya. Saya memiliki gangguan pendengaran, jadi membutuhkan membaca gerak bibir atau teks terjemahan secara real-time untuk bisa memahami,” tulis Chichi.

Ia juga mengaku salah menafsirkan instruksi Rain. “Saya pikir dia ingin saya menyanyikan ‘la la la’, jadi saya menyanyikannya dengan sangat keras pada awalnya. Dia terlihat belum puas, lalu menginjakkan kaki dan memanggil saya lagi. Saya melihat gerakan tangan ‘up, up’ dan mengira dia ingin saya bernyanyi dengan nada lebih tinggi. Saya bahkan sempat berpikir suara saya belum cukup tinggi dan meminta maaf kepadanya,” jelasnya.

Chichi menegaskan bahwa ia tidak ingin Rain menganggapnya sebagai “penggemar yang tidak patuh”. Ia turut mengunggah foto bersama dua temannya yang juga memiliki gangguan pendengaran dan menemaninya menonton konser tersebut.

Ketiganya diketahui menghadiri konser Rain di Kaohsiung dan Taipei Arena. Meski kesulitan memahami ucapan sang artis, mereka tetap datang karena menyukai tarian dan selera humor Rain.

Berharap unggahannya dibaca langsung oleh Rain, Chichi menandai akun sang idola dan menuliskan bahwa hari itu bertepatan dengan hari ulang tahunnya. “Diperhatikan oleh Rain saja sudah menjadi hadiah ulang tahun terbaik. Harapan ketiga saya adalah dia bisa melihat unggahan ini. Saya ingin Rain tahu kondisi saya; saya tidak sengaja tidak menari. Saya tidak ingin dia salah paham dan mengira penonton di mosh pit tidak antusias,” tulisnya.

Pada hari yang sama, Rain membalas unggahan tersebut dalam bahasa Mandarin dan menyampaikan permintaan maaf. “Saya benar-benar minta maaf, saya tidak tahu kamu tidak bisa mendengar. Ini kesalahan saya karena kurang peka dan kurang perhatian,” tulisnya di kolom balasan.

Ia juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Chichi. “Meskipun ada kejadian kecil ini, kita telah menciptakan kenangan yang indah karenanya,” tambah Rain.

Pelantun lagu "It’s Raining" itu mengaku insiden tersebut membuatnya menyadari perlunya lebih berhati-hati dalam setiap aspek penampilannya ke depan. “Terima kasih banyak sudah datang ke konser, saya sangat tersentuh. Meski kita tidak bisa saling mendengar atau memahami kata-kata di atas panggung, saya bisa melihat kehangatan di matamu dan ketulusan dukunganmu. Terima kasih, saya mencintai kalian,” tulis Rain.

Menanggapi hal itu, Chichi mengungkapkan kebahagiaannya menjadi penggemar Rain dan berterima kasih kepada warganet yang membantu menyampaikan pesannya. Ia juga berharap Rain dapat menyediakan teks terjemahan bahasa Mandarin secara real-time di konser-konser mendatang agar ia bisa berinteraksi lebih baik.

Dengan menambahkan emoji tertawa, Chichi menulis, “Kalau lain kali saya berkesempatan diperhatikan olehmu lagi, saya pasti akan melompat sekuat tenaga.”

Rain, yang memiliki nama asli Jung Ji-hoon, debut pada 1998 dan dikenal sebagai salah satu ikon industri hiburan Korea Selatan. Ia juga dikenal lewat peran utamanya dalam drama Full House (2004) bersama Song Hye-kyo. Rain menikah dengan aktris Kim Tae-hee dan dikaruniai dua putri berusia tujuh dan sembilan tahun.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Macan Tutul Sanggabuana Karawang Diduga Ditembak, Kaki Pincang Tak Mampu Berburu
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Bukan Sekadar Mimpi, Anang Hermansyah Yakin Indonesia Bisa Salip Korea di Industri Musik, Ini Alasannya
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Kronologi Penumpang Perempuan Tewas di Stasiun Gondangdia, Loncat dari Peron Tertabrak KRL
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Persebaya Bidik Yuran Fernandes, Bernardo Tavares Siapkan Revolusi Lini Belakang
• 12 jam lalufajar.co.id
thumb
Dikirimi Karangan Bunga Bentuk Protes Penanganan Kekerasan, SMAK St Louis 1 Surabaya: Bentuk Apresiasi
• 14 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.