Jakarta (ANTARA) - Jajaran TNI Angkatan Darat (AD) menargetkan pembangunan 105 titik sumur bor di wilayah Aceh guna menyediakan air bersih untuk warga korban bencana.
Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu, dijelaskan bahwa sumur tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan korban akan air mulai dari untuk dikonsumsi hingga kebutuhan MCK (amndi, cuci, kakus).
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi di Jakarta mengatakan sejauh ini pihaknya sudah membangun 76 sumur bor di wilayah Aceh.
"Pembangunan sumur bor dipercayakan kepada Satuan Paldam Iskandar Muda dengan total rencana 105 titik sumur bor yang tersebar di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang," kata Donny.
Donny mengatakan pihaknya tidak akan asal membuat sumur bor saja demi memastikan air yang dihasilkan layak untuk dipakai masyarakat.
"Kita akan terus mengupayakan agar sumur yang dibuat berada di kedalaman ideal pada 30 hingga 40 meter, sehingga kualitas air lebih jernih dan meminimalkan risiko kontaminasi dari air permukaan," kata Donny.
Selain itu, lanjut Donny, setiap sumur nantinya dilengkapi fasilitas penunjang seperti tempat mencuci dan MCK dengan standar sanitasi yang aman dan ramah lingkungan agar dapat digunakan secara berkelanjutan.
Dia berharap kehadiran sumur bor buatan TNI AD ini mampu mengurangi risiko krisis air berkepanjangan, mencegah munculnya penyakit, serta membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal pascabencana.
Baca juga: TNI renovasi sekolah dasar terdampak bencana di pedalaman Aceh Utara
Baca juga: TNI AD terus bangun jembatan di wilayah terkena bencana di Sumbar
Baca juga: TNI AD berikan akses air bersih untuk korban bencana di Sumut
Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu, dijelaskan bahwa sumur tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan korban akan air mulai dari untuk dikonsumsi hingga kebutuhan MCK (amndi, cuci, kakus).
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi di Jakarta mengatakan sejauh ini pihaknya sudah membangun 76 sumur bor di wilayah Aceh.
"Pembangunan sumur bor dipercayakan kepada Satuan Paldam Iskandar Muda dengan total rencana 105 titik sumur bor yang tersebar di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang," kata Donny.
Donny mengatakan pihaknya tidak akan asal membuat sumur bor saja demi memastikan air yang dihasilkan layak untuk dipakai masyarakat.
"Kita akan terus mengupayakan agar sumur yang dibuat berada di kedalaman ideal pada 30 hingga 40 meter, sehingga kualitas air lebih jernih dan meminimalkan risiko kontaminasi dari air permukaan," kata Donny.
Selain itu, lanjut Donny, setiap sumur nantinya dilengkapi fasilitas penunjang seperti tempat mencuci dan MCK dengan standar sanitasi yang aman dan ramah lingkungan agar dapat digunakan secara berkelanjutan.
Dia berharap kehadiran sumur bor buatan TNI AD ini mampu mengurangi risiko krisis air berkepanjangan, mencegah munculnya penyakit, serta membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal pascabencana.
Baca juga: TNI renovasi sekolah dasar terdampak bencana di pedalaman Aceh Utara
Baca juga: TNI AD terus bangun jembatan di wilayah terkena bencana di Sumbar
Baca juga: TNI AD berikan akses air bersih untuk korban bencana di Sumut




