Gen Z tak Mau Ribet, UBSI Ajarkan Cara Bikin Industri Lebih Efisien

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Generasi Z dikenal sebagai generasi yang tumbuh bersama teknologi digital, terbiasa dengan kecepatan, data, dan solusi praktis.

Karakter ini menjadikan Gen Z sangat selaras dengan tuntutan dunia industri modern, khususnya di era Smart Manufacturing yang menuntut efisiensi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi cerdas.

Melihat peluang besar tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) hadir sebagai kampus yang secara konsisten menyiapkan Gen Z menjadi talenta industri masa depan.

Smart Manufacturing merupakan transformasi besar dalam dunia industri yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT), big data, otomatisasi, dan sistem digital terhubung. Di tengah perubahan ini, efisiensi bukan lagi sekadar keunggulan tambahan, melainkan kebutuhan utama.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif memahami betul, generasi muda harus dibekali bukan hanya teori, tetapi juga kemampuan praktis untuk menciptakan sistem kerja yang efektif dan produktif.

Salah satu program studi (prodi) unggulan UBSI yang relevan dengan tantangan tersebut adalah Teknik Industri.

Prodi ini tidak hanya mempelajari mesin atau pabrik, tetapi juga bagaimana mengelola dan mengoptimalkan sistem yang melibatkan manusia, teknologi, data, dan proses bisnis secara menyeluruh.

Bagi Gen Z yang kritis, analitis, dan menyukai pendekatan berbasis data, Teknik Industri UBSI menjadi ruang ideal untuk berinovasi.

Melalui kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan Industri 4.0 dan Smart Manufacturing, mahasiswa Teknik Industri UBSI dibekali kemampuan analisis proses, manajemen produksi, pengendalian kualitas, hingga optimalisasi supply chain.

Pendekatan pembelajaran di UBSI menekankan keseimbangan antara teori dan praktik, sehingga mahasiswa siap menghadapi dunia kerja sejak dini.

Peran Gen Z dalam Smart Manufacturing semakin strategis. Perusahaan membutuhkan generasi yang adaptif terhadap teknologi digital, mampu membaca data, dan cepat mengambil keputusan berbasis efisiensi.

Di sinilah lulusan UBSI punya nilai tambah. Dengan karakter Gen Z yang kreatif dan dukungan pendidikan berbasis teknologi dari UBSI, mahasiswa diarahkan jadi problem solver yang mampu menciptakan sistem produksi lebih cepat, hemat, dan ramah lingkungan.

Peluang karier lulusan Teknik Industri UBSI pun sangat luas. Tidak hanya di sektor manufaktur, juga di bidang logistik, supply chain management, quality control, perencanaan bisnis, perbankan, hingga perusahaan teknologi dan startup digital.

Dunia industri modern butuh talenta yang mampu menjembatani aspek teknis dan manajerial, kompetensi yang menjadi fokus utama pendidikan di UBSI. Sebagai perguruan tinggi dengan akreditasi unggul, UBSI terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang relevan dengan kebutuhan industri dan generasi muda.

Didukung oleh dosen berpengalaman, fasilitas pembelajaran modern, serta jejaring industri, UBSI memastikan lulusannya memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.

Bagi Gen Z yang ingin menjadi agen perubahan di dunia industri, UBSI adalah pilihan strategis.

Di kampus ini, mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana industri bekerja, tetapi juga bagaimana menciptakan efisiensi, inovasi, dan solusi nyata yang berdampak luas. Di era Smart Manufacturing, UBSI membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi profesional yang siap memimpin transformasi industri masa depan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jelang Pertemuan Prabowo-Raja Charles, Istana Buckingham Ramai Turis
• 1 jam laluidntimes.com
thumb
Wamen PU Ungkap Pembiayaan Giant Sea Wall Jakarta Tahap Awal Pakai Ini
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Harga Emas Antam Naik Rp35.000, Simak Daftar Lengkapnya
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Selain Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Ditetapkan Tersangka Korupsi di DJKA
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Menaker Usut Aduan Kasus Putus Kontrak Sepihak & Pungli Peserta Magang
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.