Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan ketiga nama calon deputi gubernur Bank Indonesia, termasuk keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono berasal dari rekomendasinya. Dua calon lainnya berasal dari internal BI, yakni Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Dicky Kartikoyono dan Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Solikin M. Juhro.
“Saya sebagai Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 14 Januari 2026 menyampaikan kepada Bapak Presiden rekomendasi usulan tiga calon Deputi Gubernur,” ujar Perry dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Rabu (21/1).
Perry menegaskan, proses pencalonan deputi gubernur dilakukan sesuai undang-undang, tata kelola, dan tidak memengaruhi pelaksanaan tugas dan kewenangan Bank Indonesia. Ia pun menyerahkan sepenuhnya proses seleksi ketiga calon deputi gubernur BI kepada DPR.
Ia mengakui proses pencalonan deputi BI turut menjadi salah satu penyebab melemahnya nilai tukar rupiah. Kurs rupiah sempat nyaris menembus 17.000 per dolar AS pada Selasa (20/1). Salah satunya, karena kekhawatiran pasar adanya gangguan independensi BI dengan pencalonan Thomas.
Namun, Perry menegaskan bahwa pengambilan keputusan di Bank Sentral dilakukan oleh Dewan Gubernur secara kolektif kolegial. Rekomendasi keputusan dirumuskan dan direkomendasikan melalui komite-komite yang ada.
"Proses pengambilan kebijakan di Bank Indonesia tetap kami pastikan dilakukan secara profesional dengan tata kelola yang kuat. Tentu saja bersinergi erat dengan kebijakan pemerintah," ujar dia.
Di sisi lain, Perry menyebut pelemahan rupiah juga disebabkan oleh sejumlah faktor global, yakni tekanan geopolitik berupa kebijakan tarif Amerika, tingginya imbal hasil obligasi Amerika Serikat, serta kondisi-kondisi lain yang menyebabkan dolar ASmenguat. Kondisi tersebut menyebabkan terjadi aliran modal keluar dari emerging market ke negara maju termasuk Amerika.
“Modal asing keluar dari investasi portofolio sebesar US$ 1,6 miliar hingga 19 Januari 2026,” kata dia.
Selain itu, menurut dia, terdapat sejumlah faktor domestik lain yang juga menjadi penyebab rupiah melemah, yaitu meningkatnya kebutuhan valas yang besar dari sejumlah korporasi termasuk oleh Pertamina, PLN, serta danantara.
Perry mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk menjaga stabilisasi nilai tukar rupiah. “Cadangan devisa kami cukup besar dan lebih dari cukup untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah,” katanya.
Fit and Proper Test DPR Mulai Pekan IniKomisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) rencananya akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap tiga calon dewan gubernur Bank Indonesia mulai pekan ini.
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menjelaskan, seleksi terhadap ketiga calon dibagi kedalam dua hari. Solihin M. Juhro akan diseleksi lebih dahulu.
“Hari Jumat tanggal 23 Januari 2026 pukul 09.00-10.00 ada 1 calon yaitu Bapak Solihin M. Juhro,” kata Misbakhun dalam keterangannya, Rabu (21/1).
Sedangkan dua calon lainnya, yakni Dicky Kartikoyono dan Thomas Djiwandono akan mengikuti fit and proper test pada Senin (26/1). Dicky akan diseleksi pada pukul 14.00-15.00 WIB, sedangkan Thomas pada pukul 16.00-17.00 WIB.
Keputusan hasil uji kepatutan dan kelayakan akan ditetapkan pada rapat internal Komisi XI DPR RI pada Senin (26/1) pukul 18.30 WIB.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479752/original/002740200_1768988813-2d8a8ac0-e1a1-497e-941e-a229e99a393a.jpeg)



