BPOM Nilai Standar Keamanan Pangan SPPG Polri Lampaui Ketentuan

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Standar keamanan pangan yang diterapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri mendapat pengakuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, saat meninjau langsung proses pengolahan makanan program Makan Bergizi Gratis di SPPG Polri Cipinang.

Dalam peninjauan tersebut, BPOM menilai seluruh tahapan produksi makanan, mulai dari kebersihan area kerja, pengolahan bahan, hingga proses akhir sebelum makanan didistribusikan. Hasilnya, SPPG Polri dinilai telah memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.

Menurut Prof. Taruna, terdapat langkah tambahan yang menjadi keunggulan SPPG Polri dibandingkan dapur pelayanan gizi pada umumnya, yakni penerapan uji keamanan pangan sebelum makanan dibagikan kepada penerima manfaat.

“Selain memenuhi standar, ada tahapan tambahan berupa pengujian kandungan kimia. Ini meliputi deteksi zat berbahaya yang berpotensi mencemari makanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengujian tersebut umumnya hanya diterapkan dalam penyediaan konsumsi bagi tamu kenegaraan atau pejabat tinggi negara. 

Namun, SPPG Polri menerapkannya pada makanan yang diperuntukkan bagi anak-anak penerima program gizi.

“Secara praktik, ini sama dengan perlakuan makanan untuk tamu VVIP. Makanan diuji terlebih dahulu untuk memastikan aman. Artinya, anak-anak diposisikan sebagai prioritas utama,” kata Prof. Taruna.

Di sisi lain, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang, menyambut baik penilaian BPOM tersebut. 

Ia menyebut evaluasi langsung dari BPOM menjadi penguatan bagi Polri dalam menjalankan program pemerintah di bidang pemenuhan gizi.

“Kunjungan dan penilaian BPOM menjadi bentuk pengawasan sekaligus penguatan kualitas pelayanan yang kami jalankan,” ujarnya.

Irjen Danang menambahkan, sesuai arahan Kapolri, seluruh unit SPPG Polri di Indonesia diwajibkan mematuhi standar Badan Gizi Nasional dan menerapkan tata kelola produksi makanan yang akuntabel.

“Kami ingin memastikan setiap makanan yang diproduksi SPPG Polri aman, layak konsumsi, dan bernilai gizi, sehingga benar-benar berdampak bagi tumbuh kembang anak,” katanya.

Program Makan Bergizi Gratis, lanjut Irjen Danang, merupakan bagian dari strategi nasional dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045, serta menjadi wujud kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kecelakaan Kereta Barcelona Tewaskan Warga, Dua Hari Usai Tabrakan Maut
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menhub Sambut Rencana Pramono Buka Rute Transjabodetabek ke Soetta dan Jababeka
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
99 Persen Jemaah Indonesia Pilih Haji Tamattu, Bagaimana dengan Petugas?
• 18 jam laludisway.id
thumb
Menhaj: Petugas Haji TNI-Polri Berjumlah 183 Orang, Naik 100% dari 2025
• 8 jam laludetik.com
thumb
Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Angkat Luka Batin Perempuan dan Anak Broken Home
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.