KOTA MALANG, KOMPAS.TV - Kesehatan reproduksi remaja tidak hanya berkaitan dengan aspek biologis, tetapi juga menyangkut hak-hak reproduksi, kesehatan mental, dan perlindungan dari kekerasan.
“Remaja perlu memahami perubahan fisik dan psikologis yang mereka alami agar mampu mengambil keputusan yang sehat dan bertanggung jawab,” ujar Dosen Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Dr. dr. Siti Nuriyatus Zahrah, M.K.M, kepada Kompas.tv Rabu (21/1/2026).
Pernyataan itu diingatkan Siti Nuriyatus Zahrah saat melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di lingkungan LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) Aisyiyah Putri Dinoyo, Kota Malang, Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Dukungan Psikososial KawanMU di Pidie Jaya Aceh: Pulihkan Semangat Anak-Anak Pascabencana Banjir
Kegiatan yang berkaitan dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia ini diikuti oleh seluruh penghuni LKSA putra dan putri.
“Edukasi ini penting untuk mencegah berbagai persoalan serius seperti pernikahan dini, kehamilan tidak diinginkan, penyakit menular seksual, termasuk HIV/AIDS, serta penyalahgunaan narkoba,” kata wanita yang akrab disapa Tutus.
Menurut Tutus yang Dosen Kedokteran itu, penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan sikap remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
Tanpa terkecuali, mencegah perilaku berisiko, khususnya terkait HIV/AIDS dan masalah kesehatan remaja lainnya.
Ia menjelaskan, untuk para peserta, materi penyuluhan mencakup konsep kesehatan reproduksi remaja dan hak-hak reproduksi, yakni perubahan fisik dan psikologis pada masa remaja beserta tantangannya.
Termasuk berbagai permasalahan kesehatan reproduksi remaja, seperti pernikahan dini, kehamilan tidak diinginkan, penyakit menular seksual, HIV/AIDS, dan penyalahgunaan narkoba.
Penulis : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- Kedokteran UPN Veteran Jakarta
- Dosen Kedokteran
- Kesehatan Remaja
- Hak-Hak Reproduksi
- Siti Nuriyatus Zahrah
- Penyuluhan Dosen Kedokteran



