Jakarta, IDN Times - Israel mulai merobohkan markas besar badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) di Yerusalem Timur yang diduduki pada Selasa (20/1/2026). Beberapa politisi Israel juga dilaporkan hadir di lokasi.
Menurut kantor berita Palestina Wafa, pasukan Israel yang didukung alat berat memasuki kompleks UNRWA setelah menutup jalan-jalan di sekitarnya dan meningkatkan kehadiran militer di area tersebut, kemudian meratakan sejumlah bangunan di dalam kompleks. Bendera Israel kini berkibar di atas lokasi yang dihancurkan.
“Ini adalah hari bersejarah, hari perayaan dan hari yang sangat penting bagi pemerintahan di Yerusalem,” kata Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, yang mengunggah video dirinya di lokasi tersebut saat pembongkaran dimulai.
Dilansir dari BBC, Israel mengklaim memiliki lahan tempat markas itu berdiri dan menuduh UNRWA telah disusupi oleh kelompok Hamas. Namun, UNRWA membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa fasilitasnya dilindungi oleh konvensi internasional.





