TABLOIDBINTANG.COM - Penjara tak menghalangi Zul Zivilia untuk terus berkarya. Di tengah proses pembinaan dalam kasus narkoba yang menjeratnya, Zul merilis single kolaborasi berjudul "Sabar-sabar Ade" bersama Putri Ajeng alias PJ, mantan personel girlband 7Icons.
Peluncuran lagu ini dilakukan di lingkungan Lapas Khusus Kelas IA Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (21/1). Kolaborasi ini terbilang istimewa karena mempertemukan dua musisi yang saat ini berada di lembaga pemasyarakatan berbeda. Zul Zivilia menghuni Lapas Gunung Sindur, sementara Putri Ajeng merupakan warga binaan Lapas Kelas IIA Tangerang.
Lagu Sabar-sabar Ade mengusung nuansa musik ceria dan ritme yang mengajak bergoyang. Dari sisi cerita, liriknya menggambarkan perjuangan seorang pria yang meminta sang kekasih untuk tetap sabar dan setia menunggu hingga ia datang melamar, sebuah kisah yang dekat dengan kondisi personal para pembuatnya.
“Dulu kita sering banget ketemu di acara musik. Jadi pas ada kesempatan kolaborasi ini, rasanya kayak nostalgia panggung, tapi bedanya sekarang kita di belakang tembok,” kata Zul Zivilia.
Proses kreatif lintas Lapas ini tidak berjalan mudah. Zul harus mengirimkan demo lagu ke Lapas Tangerang agar bisa dipelajari oleh Putri Ajeng. Komunikasi keduanya pun dilakukan secara terbatas dengan bantuan petugas, mengingat perbedaan lokasi dan wilayah kerja kantor wilayah pemasyarakatan.
“Rekamannya luar biasa, satu hari kelar secara dadakan. Pagi kita take vocal, siangnya langsung syuting video klip di sini. Memang agak ribet koordinasi antar dua Kanwil yang berbeda, tapi Alhamdulillah berkat dukungan pimpinan semuanya lancar,” terang Zul.
Bagi Putri Ajeng, proyek ini menjadi ruang pembuktian bahwa dirinya masih dapat berkarya di tengah keterbatasan. Ia bahkan mengungkapkan aktivitasnya selama berada di dalam lapas terbilang sangat padat, mulai dari kegiatan seni hingga pembinaan diri.
“Di sini jadwalku padat banget, ada menari, menyanyi, sampai pembinaan kepribadian. Malah lebih sibuk daripada waktu aku masih di Seven lcons dulu,” beber Putri Ajeng.
Sementara itu, pihak Lapas turut memberikan dukungan penuh terhadap peluncuran karya tersebut. Wahyu Indarto selaku Kepala Lapas menyebut kegiatan ini memang dirancang untuk mendorong karya warga binaan agar dikenal luas oleh masyarakat.
“Tentunya di sini sengaja kami membuat kegiatan me-launching salah satu lagunya Zul yang berjudul Sabar-sabar Ade. Tentunya lagu ini kami berharap bisa dikenal oleh masyarakat. Dan juga dapat kami informasikan bahwa lagu ini sudah yang ketujuh ya Bang Zul ya selama saya berdinas di Lapas Khusus ini ini lagu yang ketujuh," ungkapnya.




