Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan terkoreksi lebih dalam pada sesi perdagangan hari ini, Kamis, 22 Januari 2026. Pada sesi sebelumnya, IHSG anjlok 1,36 persen sehingga ditutup pada level 9.010,33.
Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penurunan jika masih berada di bawah level 9.047. Pergerakan akan menuju kisaran area 8.900 hingga 8.840.
- ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
"Namun demikian, adanya kenaikan di atas 9047 akan membuka peluang bagi IHSG untuk mengisi gap di 9105-9130 pada chart 2H," imbuh Ivan dikutipndari riset hariannya pada Kamis, 22 Januari 2026.
Adapun level support IHSG berada di area 8.890, 8.773 dan 8.619. Sedangkan titik resistance pada level 9.174, 9.261 dan 9.335.
Ivan melihat peluang kenaikan pada sejumlah emiten saham. Berikut lima rekomendasi saham potensial cuan yang menarik untuk para investor cermati.
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
- Rekomendasi : Buy on Weakness
- Area beli : 4.350-4.390
- Target harga : 4.700
PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP)
- Rekomendasi : Buy on Weakness
- Area beli : 9.300-9.650
- Target harga : 10.925
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
- Rekomendasi : Hold
- Target harga : 910
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
- Rekomendasi : Take Profit
- Target harga : 2.120
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)
- Rekomendasi : Take Profit
- Target harga : 3.720



/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F12%2F05%2Fdf26690e-40ad-4d58-a6d0-2225af4a1ed3_jpg.jpg)