Trump Melunak soal Greenland, Batalkan Hukuman Tarif 8 Negara Eropa

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Davos, VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menanguhkan ancamannya untuk memberlakukan tarif tinggi terhadap delapan negara Eropa, dengan alasan telah tercapai “kerangka kesepakatan di masa depan” terkait Greenland.

Langkah ini diambil empat hari setelah Trump berjanji akan mengenakan bea impor besar terhadap sejumlah sekutu AS sebagai respons atas dukungan mereka terhadap status Greenland sebagai wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark. Kini, presiden AS tersebut memilih mundur dari rencana itu.

Baca Juga :
Trump Ejek Macron Pakai Kacamata Hitam di World Economy Forum Davos
PM Inggris Tegaskan Tak Goyah soal Greenland, Meski Diancam Tarif AS

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menyatakan Amerika Serikat tidak akan memberlakukan tarif sebesar 10 persen terhadap Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia mulai 1 Februari. Sebelumnya, ia bahkan mengancam akan menaikkan tarif tersebut menjadi 25 persen mulai 1 Juni.

Ancaman tarif itu sempat memicu kekhawatiran luas, kecaman dari sejumlah politisi senior Eropa—yang menegaskan bahwa mereka “tidak akan membiarkan diri kami diperas”—serta peringatan keras dari para ekonom.

Para pemimpin Uni Eropa pun mengancam akan mengaktifkan Instrumen Anti-Koersi (Anti-Coercion Instrument/ACI), yang kerap dijuluki "bazooka perdagangan", guna memungkinkan blok tersebut membalas tindakan koersif melalui sanksi dagang yang luar biasa.

Presiden AS Donald Trump bersama Sekjen NATO Mark Rutte di Davos
Photo :
  • Reuters

Setelah apa yang ia sebut sebagai pertemuan "sangat produktif" dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte pada Rabu, Trump mengklaim telah menyusun sebuah "kerangka kerja" kesepakatan terkait Greenland, meski tanpa memaparkan rinciannya.

"Berdasarkan pemahaman ini, saya tidak akan memberlakukan Tarif yang dijadwalkan berlaku pada 1 Februari," ujar Trump.

Ia juga menyebut pembahasan masih berlanjut mengenai sistem perisai pertahanan rudal AS yang sebagian akan ditempatkan di Greenland. Menurut Trump, kesepakatan tersebut akan berlaku "selamanya".

"Kami memiliki konsep kesepakatan. Saya pikir ini akan menjadi kesepakatan yang sangat baik bagi Amerika Serikat, juga bagi mereka," kata Trump kepada CNBC di sela Forum Ekonomi Dunia Davos, Swiss. "Ini agak kompleks, tetapi kami akan menjelaskannya nanti."

Juru bicara NATO Allison Hart menjelaskan bahwa diskusi antarsekutu NATO mengenai kerangka kerja yang dirujuk Trump akan difokuskan pada penguatan keamanan Arktik melalui upaya kolektif, terutama oleh tujuh negara anggota NATO di kawasan tersebut.

Baca Juga :
Kanada Siapkan Skenario Pertahanan Hadapi Invasi AS, Buntut Unggahan Provokatif Trump
Presiden Dewan Eropa Kecam Ancaman Donald Trump soal Greenland
Negara Uni Eropa Tolak Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bikinan Trump

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lampu Dipadamkan, Gas Dilepaskan: Kesaksian Mengerikan di Balik Penindasan Iran
• 20 jam laluerabaru.net
thumb
Menyisir Puing Gul Plaza, Pencarian Korban Hilang Usai Kebakaran Maut di Karachi
• 7 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Bertemu Raja Inggris Charles III di London, Bahas Konservasi Gajah
• 13 jam laludetik.com
thumb
Di depan Ketua PSI Kaesang Pangarep, Warga Toraja Gaungkan Pemekaran Toraja Barat
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
• 17 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.