Jakarta, IDN Times – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi kepadatan di fase puncak haji Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) pada tahun 2026. Salah satu taktik utamanya adalah memecah konsentrasi petugas.
Kepala Satuan Operasional (Kasatops) Armuzna Haji 2025, Harun Ar Rasyid, mengungkapkan bahwa Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), khususnya dari unsur Pelindungan Jemaah (Linjam/TNI-Polri) yang sudah pernah berhaji, rencananya tidak akan ke Arafah, melainkan langsung diterjunkan ke Mina.





