Rektor Unibang, Paristiyanti Nurwardani, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepercayaan pemerintah. “Tahun lalu kuota KIP Kuliah kami hanya 5 mahasiswa. Tahun ini meningkat luar biasa menjadi 105 penerima. Kenaikannya sangat signifikan,” ujarnya usai Wisuda Angkatan ke-2 Tahun Akademik 2024/2025 di Tangerang, dikutip Kamis, 22 Januari 2026.
Peningkatan kuota tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), utamanya Mendiktisaintek, Brian Yuliarto kepada Unibang. “Ini kepercayaan luar biasa dari Pak Menteri. Universitas baru diberikan kuota untuk 105 mahasiswa,” jelas Paristiyanti.
Dukungan besar juga datang dari Yayasan Bhakti Asih. “Tahun ini, yayasan memberikan beasiswa bebas UKT kepada 400 mahasiswa. Ini luar biasa dan sangat inspiratif,” tegasnya.
Paristiyanti menegaskan peran penting Pembina Yayasan Dedeh Nurhayati dan Ketua Yayasan Dr. Sulaiman Ratman yang terus memberikan dukungan nyata. “Bu Hajah Dede dan Pak Dokter Sulaiman tidak pernah berhenti memberikan support. Tahun ini, yayasan memberikan beasiswa bebas UKT kepada 400 mahasiswa. Ini luar biasa dan sangat inspiratif,” ujarnya.
Ia berharap langkah ini dicontoh yayasan lain untuk ikut mencerdaskan bangsa. Pada Dies Natalis ke-2, Unibang mencatat pertumbuhan signifikan. Jumlah wisudawan meningkat dari 62 (tahun lalu) menjadi 92 mahasiswa. Jumlah mahasiswa baru juga melonjak dari total 196 menjadi 938 orang. Raih Akreditasi Dari sisi mutu, dua program studi berhasil naik akreditasi menjadi Baik, yaitu S1 Keperawatan dan D3 Kebidanan. Unibang juga berkomitmen meningkatkan kualifikasi dosen dengan menyekolahkan 14 dosen untuk program doktoral, menargetkan 40 persen dosen bergelar doktor dalam 2-4 tahun.
Unibang turut mendukung program 3G Pemerintah Kota Tangerang (Gampang Sekolah, Gampang Kerja, Gampang Sembako). Untuk “Gampang Kerja”, kampus membuka peluang magang dan kerja ke Jepang bagi mahasiswa sejak semester 5.
“Mahasiswa difasilitasi magang ke Jepang dengan gaji minimal Rp18 juta per bulan. Pelatihan Bahasa Jepang dan Inggris diberikan gratis,” ungkap Paristiyanti. Program ini mencakup berbagai prodi seperti Keperawatan, Kebidanan, dan Administrasi Rumah Sakit.
Ke depan, Unibang menargetkan menjadi perguruan tinggi unggul pada 2028, mempercepat penguatan SDM dosen, dan menyiapkan pembukaan Fakultas Kedokteran dalam 2-4 tahun mendatang. “Kami ingin Unibang menjadi lokomotif inovasi pendidikan yang dicintai masyarakat,” pungkasnya.
Baca Juga :
Gak Cuma SNBP! Ini 7 Jalur Masuk Universitas Brawijaya 2026 Beserta Syarat dan JadwalCek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




