MerahPutih.com - Indonesia resmi memutuskan bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Keputusan ini diumumkan dalam pernyataan bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono, bersama tujuh menlu negara lain, yakni Turkiye, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Baca juga:
China Tolak Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump Gantikan PBB
“Para menteri mengumumkan keputusan bersama negara-negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian,” demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, dikutip Antara, Kamis (22/1).
8 Negara Dukungan terhadap Stabilitas PalestinaPemerintah negara-negara tersebut akan segera menandatangani dokumen keikutsertaan sesuai prosedur hukum nasional masing-masing.
Mereka menyatakan dukungan terhadap upaya perdamaian yang diinisiasi Trump dan mendorong Dewan Perdamaian berperan sebagai “otoritas sementara” di Jalur Gaza.
Baca juga:
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
“Dengan demikian, terbukalah jalan bagi terwujudnya keamanan dan stabilitas bagi semua negara dan rakyat di kawasan tersebut,” tulis pernyataan bersama para Menlu itu.
Inisiatif ini tercantum dalam Rencana Komprehensif Mengakhiri Konflik Gaza yang didukung Resolusi 2803 Dewan Keamanan PBB.
Menantu Trump Masuk Dewan Perdamaian GazaPekan lalu, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian dengan melibatkan utusan khusus Steve Witkoff dan menantunya Jared Kushner. Lembaga ini bertugas mengawasi mobilisasi sumber daya internasional bagi Gaza.
Meski demikian, langkah ini memicu reaksi beragam. Sejumlah negara Eropa menyatakan kekhawatiran bahwa inisiatif tersebut dapat menggeser peran sentral PBB dalam menangani konflik global. (*)





