Cabut Sanksi Tarif ke Eropa, Ini Deal Presiden Trump dengan NATO soal Greenland

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Davos, VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mencabut ancamannya untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa yang menentang upayanya untuk menguasai Greenland dan menolak penggunaan militer untuk merebut wilayah tersebut.

Keputusan terbaru Trump di sela-sela menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Rabu, 21 Januari 2026, merupakan perubahan haluan yang mengejutkan dalam perselisihan yang telah membawa hubungan transatlantik ke titik terendah dalam beberapa dekade.

Baca Juga :
IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia Anjlok Imbas Ekskalasi Polemik Greenland
Trump Melunak soal Greenland, Batalkan Hukuman Tarif 8 Negara Eropa

Trump mengatakan pada hari Rabu, bahwa ia tidak akan melanjutkan rencana pengenaan tarifnya ke negara-negara Eropa setelah ia dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyepakati "kerangka kerja" untuk kesepakatan masa depan yang melibatkan Greenland dan wilayah Arktik.

"Solusi ini, jika terwujud, akan menjadi solusi yang hebat bagi Amerika Serikat, dan semua negara NATO," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social setelah bertemu Rutte di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss dilansir Al Jazeera, Kamis, 22 Januari 2026.

Presiden AS Donald Trump di World Economy Forum Davos 2026
Photo :
  • ABC News

Trump mengatakan bahwa diskusi juga sedang berlangsung tentang rencananya untuk "Golden Dome", perisai pertahanan rudal yang diusulkan, dan wilayah tersebut.

Unggahan Trump tidak memberikan detail tentang kerangka kerja tersebut.

Dalam pernyataan singkat kepada wartawan di Davos, Presiden AS mengatakan bahwa kerangka kerja tersebut membahas "keamanan dan mineral dan segala hal lainnya".

"Saya pikir ini menempatkan semua pihak pada posisi yang sangat baik, terutama terkait keamanan, mineral, dan hal-hal lainnya. Ini kesepakatan yang langsung disambut, sangat fantastis bagi Amerika Serikat, dan memberikan semua yang kami inginkan," papar Trump.

Dalam wawancara dengan Fox News pada hari Rabu, Sekjen NATO Mark Rutte memberikan sedikit detail tentang kerangka kerja tersebut, namun sepertinya menghindari pertanyaan tentang apakah AS akan mengambil alih kepemilikan pulau itu.

"Pada dasarnya kami membahas bagaimana kami dapat mengimplementasikan visi presiden tentang melindungi, ya, Greenland tetapi tidak hanya Greenland, seluruh Arktik," kata Rutte.

Ketika ditanya oleh jurnalis dari Fox News apakah Denmark akan terus menjalankan kedaulatan atas Greenland di bawah kerangka kerja tersebut, Rutte mengatakan "masalah itu tidak dibahas".

Baca Juga :
Trump Ejek Macron Pakai Kacamata Hitam di World Economy Forum Davos
PM Inggris Tegaskan Tak Goyah soal Greenland, Meski Diancam Tarif AS
Kanada Siapkan Skenario Pertahanan Hadapi Invasi AS, Buntut Unggahan Provokatif Trump

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polri Buka Pendidikan Sespimti-Sespimmen, Diikuti TNI hingga Mancanegara
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Borok Korupsi di Pati: Ketika Bupati Punya Tangan Kanan untuk Kumpulkan Upeti
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Angin Kencang Diprakirakan Hingga Akhir Januari, Ini Imbauan BMKG
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Imbas Banjir Jakarta Hari Ini, Rute Transjakarta Dialihkan hingga Alami Keterlambatan
• 5 jam laludisway.id
thumb
PM Inggris Tegaskan Tak Goyah soal Greenland, Meski Diancam Tarif AS
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.