EtIndonesia. Suatu hari, seorang anak perempuan kehilangan satu gigi susunya. Dia membungkus gigi itu dengan sapu tangan, lalu meletakkannya dengan rapi di samping tempat tidurnya.
Malam harinya, sang ayah pulang kerja. Dengan wajah penuh kegembiraan, si anak segera memberitahunya: “Papa, gigiku tanggal! Aku sudah membungkusnya dan meletakkannya di samping tempat tidur. Besok, peri gigi pasti akan menaruh uang 10 yuan di dalam sapu tangan itu!”
Mendengar hal itu, sang ayah tersenyum, lalu berkata dengan nada tegas namun tenang: “Sayang, ingat baik-baik, hal seperti itu tidak pernah terjadi.”
“Papa, itu tidak mungkin!” sang anak langsung membantah. “Di sekolah, guru dan buku cerita semuanya mengatakan begitu. Kakak tetangga juga bilang begitu. Bulan lalu saat giginya tanggal, peri gigi benar-benar memberinya uang 10 yuan!”
Dia semakin emosional, wajah kecilnya memerah karena kesal.
“Kalau kamu tidak percaya, tidak apa-apa. Coba saja,” kata ayahnya. “Besok pagi setelah bangun, lihat sendiri di samping tempat tidurmu, apakah ada hadiah dari peri gigi atau tidak.”
Keesokan paginya, ketika sang ayah masuk ke kamar putrinya, dia mendapati anak itu sudah terbangun. Gadis kecil itu duduk di atas tempat tidur dengan wajah murung, termenung tanpa semangat.
Dengan nada kecewa, dia berkata : “Papa, sepertinya Papa benar… ternyata di dunia ini memang tidak ada peri gigi.”
Peristiwa ini kemudian diketahui oleh guru di sekolah dan juga orang-orang di sekitar mereka.
Banyak yang berkata kepada sang ayah : “Bukankah cara Anda terlalu kejam terhadap anak?”
Namun sang ayah menjawab dengan serius : “Saya merasa anak memang perlu mengetahui kebenaran hidup. Lagipula, orangtua tidak mungkin mendampingi anak seumur hidup.”
Ayah dalam kisah ini bernama Jet Li. (jhn/yn)



