Liputan6.com, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan komitmen pemerintah untuk mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan perlindungan jemaah dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Ia menyampaikan seluruh layanan haji, mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan, dipersiapkan secara menyeluruh dan terukur.
Advertisement
“Kami memastikan seluruh aspek layanan, mulai dari pemberangkatan, Armuzna, akomodasi, transportasi, hingga layanan kesehatan, dipersiapkan secara matang dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan perlindungan jemaah,” kata Irfan Yusuf.
Ia menegaskan, seluruh arahan dan rekomendasi Komisi VIII DPR RI menjadi pedoman Kementerian Haji dan Umrah dalam mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji.
“Agar berjalan tepat waktu, berkualitas, dan berorientasi penuh pada perlindungan jemaah,” ujarnya.Sebagai tindak lanjut, Kemenhaj akan menyampaikan secara terbuka rencana dan jadwal pemberangkatan jemaah per embarkasi, termasuk jadwal penerbangan, jenis pesawat setiap kloter, kepastian pelunasan seluruh layanan haji, serta informasi akomodasi jemaah.




