Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membeberkan bentuk komitmen investasi Rp90 triliun hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris.
Dia menjelaskan terdapat komitmen kerja sama dengan Pemerintah Inggris berdasarkan hasil lawatan Presiden Prabowo ke Inggris. Bentuknya adalah kerja sama di bidang maritim yaitu pembuatan kapal-kapal tangkap sebanyak 1.582 kapal.
"Sebagaimana yang pernah kami sampaikan bahwa tiga perempat wilayah negara kita adalah lautan, jadi kita ingin betul-betul meningkatkan potensi laut kita, yang itu tentu saja nanti kita berharap akan meningkatkan kesejahteraan saudara-saudara kita yang berprofesi sebagai nelayan," ujar Prasetyo dalam konferensi pers pada Kamis (22/1/2026).
Terlebih, menurutnya pemerintah berupaya mendongkrak produksi protein berbasis ikan dari laut. Sebab, asupan protein Indonesia dari ikan masih cukup rendah.
"Jadi ini adalah sebuah kerja sama yang betul-betul sangat strategis," tuturnya.
Ditambah, Indonesia juga sedang mengembangkan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Baca Juga
- Oleh-oleh dari Inggris, Prabowo Bawa Investasi Rp90 Triliun hingga Bangun 1.582 Kapal
- Seskab Teddy Buka-Bukaan Capaian Kunker Prabowo dari Inggris, Apa Saja?
- Jajaran Konglomerat yang Ikut Prabowo ke Inggris, Ada Bos Grup Lippo hingga Djarum
"Kita membangun kurang lebih 100 kampung nelayan di seluruh wilayah Tanah Air, yang mungkin dalam waktu dekat ini juga sudah selesai. Kampung-kampung nelayan ini memang kita modernisasi, yang biasanya selama ini belum memiliki dermaga kita buat dermaga, yang tidak memiliki cold storage nelayan-nelayan kita bangunkan dalam satu paket," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo telah melakukan kunjungan ke Inggris sejak Senin (19/1/2026) hingga Rabu (21/1/2026). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa telah digelar sejumlah pertemuan, seperti dengan Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer hingga 24 profesor dari 24 universitas top di Inggris Raya.
“Intinya ini Bapak Presiden kalau ke luar negeri itu beliau ingin ada yang didapatkan, ada produknya, ada hasilnya, ada dampak positifnya untuk Indonesia,” ujar Teddy dalam keterangannya pada Rabu (21/1/2026).
Adapun, terdapat deretan hasil yang telah diraup Indonesia dari kunjungan Prabowo ke Inggris. Dalam pertemuan dengan Starmer, terdapat tiga hasil yang didapat, di antaranya adalah komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp90 triliun, kerja sama maritim, dan kerja sama dalam pembangunan 1.582 kapal.
“Jadi kapalnya ini nanti menurut Menteri Kelautan dan Perikanan [Sakti Wahyu Trenggono] akan memperkerjakan sekitar 600.000 orang. Kenapa? Karena nanti diproduksinya, dirakitnya di Indonesia,” tutur Teddy.
Secara rinci, ribuan kapal itu akan mempekerjakan 30.000 untuk awak kapal. Kemudian 400.000 untuk produksi. Lalu, 170.000 merupakan multiplier effect di luar dari yang berkaitan langsung.



