Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus melalui laga tidak mudah saat menghadapi rekan senegara, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, pada Indonesia Masters 2026.
Meski sempat kehilangan gim pertama, Jafar/Felisha mampu bangkit dan menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 10-21, 21-11, 21-10.
Felisha mengakui pertandingan melawan sesama pemain Indonesia selalu menghadirkan tantangan tersendiri. Selain sudah sering berlatih bersama, kedua pasangan juga saling memahami pola permainan masing-masing.
“Ngga mudah pastinya. Kami latihan bareng setiap hari, jadi kebiasaan dan pola main sudah banyak yang tahu. Mereka juga di awal punya strategi berbeda, itu bikin kami kaget,” kata Felisha kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Kamis, 22 Januari 2026.
Tekanan tersebut terasa di gim pertama. Jafar/Felisha kesulitan keluar dari permainan lawan dan gagal mengembangkan permainan. Situasi berubah di gim kedua setelah mereka mulai menemukan ritme.
“Di set pertama susah banget keluar dari tekanan. Puji Tuhan di set kedua bisa ambil alih lagi dan konsisten sampai selesai,” ujar Felisha.
Jafar menyoroti start lambat sebagai evaluasi utama. Menurutnya, perubahan pola main Dejan/Bernadine membuat mereka kurang siap sejak awal laga.
“Start awalnya harus lebih siap lagi. Tadi kelihatan banget kita kaget. Jangan sampai kejadian lagi,” kata Jafar.
Setelah memahami permainan lawan, Jafar/Felisha memilih bermain lebih aman dengan memperbanyak reli untuk mengembalikan kontrol permainan. Pendekatan itu terbukti efektif dan membuat mereka mendominasi dua gim berikutnya.
“Yang penting masuk dulu, jangan buru-buru mati. Banyak reli biar enak mainnya,” ucap Jafar.
Menatap babak perempat final, Felisha menekankan pentingnya pemulihan kondisi dan kesiapan non-teknis. Ia menilai faktor fisik dan fokus akan sangat menentukan menghadapi lawan yang lebih berat.
“Recovery badan harus bagus karena pengaruh ke fokus. Game plan dan mental juga harus lebih siap, lebih rileks tapi tetap fokus,” tutur Felisha.
Di babak delapan besar, Jafar/Felisha akan menghadapi tantangan dari pasangan Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue.
Baca juga: Indonesia Masters 2026: Kondisi FIsik Jadi Kendala Sabar/Reza
Editor: Redaktur TVRINews



