Pidato di WEF, Prabowo Cerita Anak-anak Menangis Saat Sekolahnya Kebagian Panel Interaktif

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto memamerkan program distribusi panel interaktif digital ke sekolah-sekolah untuk membantu kegiatan belajar-mengajar dalam pidatonya d World Economic Forum, Kamis (22/1/2026).

Prabowo bercerita, kehadiran panel interaktif itu disambut antusias oleh para murid, bahkan tidak sedikit anak-anak yang menangis terharu karena sekolahnya mendapatkan panel interaktif.

"Di minggu-minggu pertama, kita melihat antusiasme anak-anak, antusiasme para guru, para penduduk desa. Banyak dari mereka menangis ketika melihat panel-panel itu datang," kata Prabowo, Kamis malam, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Prabowo di WEF Swiss: MBG akan Lampaui Jumlah Porsi McDonalds

Prabowo juga mengaku mendapatkan sejumlah pesan dari murid-murid yang sekolahnya kebagian panel interaktif.

Menurut dia, anak-anak itu merasa senang karena selama ini tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah pusat.

"Kami menerima pesan, 'Bapak Presiden, sepanjang sejarah desa ini, kami tidak pernah merasa bahwa pemerintah pusat mengetahui tentang kami. Ini adalah pertama kalinya kami merasa pemerintah pusat peduli pada kami dan sekarang ada di desa kami, sekarang membantu mendidik anak-anak kami," kata Prabowo.

Baca juga: Prabowo Singgung Perang hingga Ketidakpercayaan Antarnegara dalam Pidato di WEF

"Bagi saya ini sangat menyentuh hati karena apa yang kita lakukan adalah memberdayakan generasi masa depan Indonesia. Mengapa hal ini penting bagi investor global yang berkumpul di sini di World Economic Forum? Karena saya memiliki keyakinan bahwa modal manusia menentukan pertumbuhan jangka panjang, imbal hasil jangka panjang," imbuh dia.

Prabowo menjelaskan, distribusi panel interaktif ini sudah dimulai sejak tahun lalu.

Pada tahun 2025, pemerintah melengkapi 288.000 sekolah, masing-masing dengan satu panel datar interaktif sebesar 75 inci sebagai bagian dari digitalisasi program pendidikan.

Lewat panel interaktif itu, ia  mudah mengawasi dan melihat kualitas program belajar mengajar di seluruh penjuru Indonesia.

Baca juga: Prabowo Bawa Investasi Rp 90 Triliun dari Inggris, Terkait Apa?

"Misalnya (saya) di Jakarta, saya bisa mampir ke sekolah mana pun di Indonesia dan saya bisa melihat kualitas mengajar para guru. Saya bisa melihat reaksi anak-anak," kata Prabowo.

Sementara pada tahun ini, pemeritnah akan menambah sekitar 1 juta distribusi panel interaktif digital.

"Pada tahun 2026 mendatang, kami akan menambah satu juta lagi panel pintar interaktif ini, sehingga setiap sekolah setidaknya memiliki tiga hingga empat ruang kelas dengan panel-panel ini," ucap dia.

Baca juga: Prabowo Bagikan Panel Interaktif Digital ke 288 Ribu Sekolah untuk Pemerataan Pendidikan

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Lalu, dalam waktu 3 tahun, ia menargetkan sebanyak 6 ruang kelas di setiap sekolah setidaknya memiliki panel interaktif digital untuk membantu kegiatan belajar mengajar.

"Kami berharap dalam tiga tahun, seluruh sekolah di Indonesia akan memiliki setidaknya enam ruang kelas dengan panel interaktif digital," kata Prabowo dikutip dari tayangan langsung Sekretariat Presiden, Kamis.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gubernur Jakarta Pramono Minta Izin Erick Thohir Beli Pemain Baru untuk Persija
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Doktif Ngaku Lelah dan Stres, Minta Tunda Pemeriksaan 2 Pekan Lagi
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Laporan Liputan6.com dari London: Akhiri Lawatan di Inggris, Prabowo Bawa Pulang Komitmen Investasi Rp 90 Triliun
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
CEO Microsoft AI: 5 Tahun Lagi, Semua Orang Punya Asisten AI yang Bantu Kerjaan
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Keluhan Wali Murid di SD Negeri: Ketika Les Berbayar Jadi Beban Psikologis Anak
• 4 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.